30 Oct

Memperbaiki 500 Internal Server Error di WordPress

Anda mungkin pernah melihat adanya 500 internal server error. Tidak hanya di WordPress tetapi juga website lain.

Secara umum, kita kesulitan untuk mengetahui dimana letak error yang terjadi. Error 500 hanya menandakan adanya error saja.

Jika kita hanya mengatakan sakit kepada dokter tanpa menjelaskan dimana sakitnya, dokter tentu juga bingung untuk mengetahuinya.

Selain error yang terjadi untuk website, ada juga error yang terjadi hanya untuk dasboard admin saja tanpa error untuk website secara keseluruhan.

Solusinya?

Inilah beberapa penyebab 500 internal server error.

  • Plugin dan theme error

  • file .htaccess yang corrupt dan

  • limit memory PHP

Untuk mengeceknya, kita akan mulai bukan dari plugin dan theme tetapi dari file .htaccess yang corrupt.

Cara memperbaiki 500 Internal Server Error

  • Kita akan memberi nama baru file .htsccess kita.

File ini letaknya ada di folder yang sama dengan wp-content, wp-includes dan wp-admin kita.

Kita bisa masuk menggunakan FTP atau langsung login ke cPanel.

Tetapi, disarankan menggunakan cPanel. Kita beri nama file .htaccess misalnya menjadi .htaccess_lama

Setelah memberi nama file .htaccess, kita kunjungi werbsite kita. Kita kunjungi halaman Settings –> Permalink di situs kita. Kita klik save tetapi jangan mengubah apapun.

Klik ini akan membuatkan file .htaccess yang baru untuk kita. Semua dengan format serta cara penulisan yang benar.

Jika masalah berlanjut, kita melakukan hal berikutnya.

  • Meningkatkan limit memory PHP.

Secara default, wordpress membuat memory PHP kita hanya 64 MB. Jumlah ini tidaklah besar.

WordPress dibuat dengan PHP sehingga memory PHP mesti dibuat lebih besar lagi.

Kita buka file wp-config.php dengan FTP tadi dan paste code berikut disana:

define( 'WP_MEMORY_LIMIT', '256M' );

Ini adalah code untuk meningkatkan memory PHP menjadi 256 MB.

Setelah kita save, kita kembali ke website kita.

Jika ternyata memory PHP kita tidak bisa ditingkatkan, maka kita perlu menghubungi penyedia server hosting kita.

Kita perlu meminta mereka meningkatkan batas memory PHP kita.

Setelah melakukan hal diatas, pesan 500 internal server error tadi semestinya sudah hilang.

Jika belum, kita akan melakukan langkah selanjutnya.

  • Menonaktifkan semua plugin.

Jika semua langkah diatas tidak berjalan dengan baik, kita perlu menonaktifkan semua plugin kita.

Kemungkinan besar, penyebabnya ada di plugin kita.

Jika kita masih bisa mengakses halaman dasboard, kita bisa menonaktifkan semua plugin melalui dasboard.

Jika error disebabkan oleh plugin, semestinya kita masih bisa login di dasboard kita.

Andaikata tidak bisa, cara dibawah bisa kita gunakan.

Kita menjangkau plugin kita melalui FTP atau cPanel.

Kita mengunjungi wp-content kita. Disana ada plugins. Kemudian, kita bisa memilihnya dan mendapatkan plugins.deactivate.

Sekarang, kita mengaktifkan plugin kita satu – persatu.

Kita lakukan sampai error lagi. Artinya plugin yang terakhir aktif itulah yang bermasalah.

Kita bisa nonaktifkan, dan hapus dari website kita.

Sebaiknya, kita tulis pesan ke pembuatnya jika plugin ini membuat error.

Seorang developer pasti mencari masukan untuk perbaikan produknya.

Oke, setelah 3 langkah ini, pastinya semua penyebab error sudah diatasi bukan?

Bisa jadi. Tetapi jika belum, kita terpaksa mengganti core file WordPress kita dengan file baru.

  • Mengganti file inti (core) WordPress.

Caranya, kita tidak harus menginstall ulang WordPress kita. Jelas ribet dan bagaimana dengan data serta file lainnya?

Yang kita perlukan hanya file wp-admin serta file wp-includes saja. Kita bisa menguploadnya melalui FTP.

Penggantian file baru ini tidak akan merubah informasi kita. Tetapi, jika ada file corrupt, kita akan langsung menggantinya dengan yang baru.

Yang pertama, kita download wordpress baru.

Kita ekstrak isinya. Kita upload kedua file yang disebutkan diatas dengan FTP.

Saat file diupload, akan muncul popup yang menanyakan apakah kita akan mengoverwrite file lama kita. Silahkan pilih “Overwrite” dan pilih “Always use this action.”

Inilah “langkah akhir” yang bisa kita lakukan untuk mengetahui tentang 500 Internal Server Error yang ada.

Jika ternyata websote kita masih bermasalah, maka kita harus melakukan langkah terakhir. Menghubungi server hosting kita.

Kita harus meminta pihak server hosting untuk memperbaiki server kita.

Kesimpulan

Inilah sedikit panduan mengenai cara memperbaiki 500 Internal Server Error di WordPress. Semoga bermanfaat dan salam sukses luar biasa!

5/5 (1)

Please rate this



Share this

Leave a reply