27 Jul

10 Mitos Tentang baterai HP, Pernah Mendengar?

Mitos tentang baterai mungkin sering kita dengar. Yah, sebagian bahkan mungkin kita lakukan. Tetapi apa saja sih?

Supaya tidak penasaran, mari kita bahas satu persatu.

Baterai memiliki Memori / Ingatan

Hanya berlaku pada baterai NI-CAD. Baterai Lithium yang sekarang dipergunakan tidak begitu. Baterai NI- CAD misalnya adalah baterai Charge sony eneloop.

Baterai NI-CAD memang perlu dihabiskan total kadang – kadang. karena, jika ada sisanya, maka akan tidak bisa dipakai jika langsung di cas lagi.

Untuk baterai Lithium, justru jangan sampai habis dibawah 10%.

Harus diisi dengan charger bawaan

Yang benar, harus dengan charger yang stabil. Dan, jangan terlalu besar kapasitasnya dibanding standar.

Stabilitas arus inilah yang akan membuat baterai awet. Jika diisi dengan charger lain, maka arus yang terlalu besar bisa merusak baterai. Juga, arus yang turun naik akan membuat baterai cepat rusak.

Selama listrik dari charger stabil, maka charger berbeda bisa dipergunakan. Jika arusnya terlalu kecil, maka cas akan menjadi lama prosesnya untuk penuh.

Jangan cas ponsel semalaman

Sekarang, ponsel bisa menghentikan charge saat baterai sudah penuh. Jadi, kita tancap ke charger semalaman sebenarnya tidak masalah.

Pada ponsel lama atau jaman dahulu, memang benar.Baterai bisa overload dan bahkan bisa menjadi kembung.

Baca Juga :   Cara Mengaktifkan Google Keyboard

Jangan menggunakan ponsel saat di cas

Yang ini, tidak merusak baterai. Tetapi membuat proses cas menjadi lebih lama. karena baterai juga dipakai untuk menghidupkan layar, aplikasi dan sebagainya.

Jika ponsel masih aktif, dan data masih tersambung, mungkin HP aktif sendiri. Misalnya untuk mengunduh update. Jadi, miriplah dengan yang kita lakukan.

Tetapi, memang memperlambat proses cas saja.

Mematikan ponsel merusak baterai

Justru sekali seminggu sebaiknya dimatikan. Ponsel juga perlu diistirahatkan. Setelah di charge, setiap 3 hari saya matikan ponsel dan saya tinggal tidur sampai pagi. Kemudian saya nyalakan lagi jam – jam 5 atau 6 pagi hari selanjutnya.

Baterai harus diisi penuh sebelum dipergunakan

Biasanya berlaku untuk cas pertama. Yang kedua dan selanjutnya sih tidak perlu lagi.Baterai sebenarnya akan optimal pada 40% sd 80%. Jadi tidak perlu memaksimalkan cas pada HP.

Menempatkan baterai di Freezer atau dijemur akan lebih awet

Tidak berlaku pada baterai Lithium. Hanya berkalu pada baterai jaman dahulu atau baterai non charge.

Browsing internet paling menghabiskan daya baterai

Bermain game yang biasanya paling menghabiskan daya baterai. Berselancar di internet merupakan pekerjaan yang relatif “ringan” untuk HP. Kecuali, jika sinyal sulit didapat. Dan, HP menjadi hangat hanya karena mencari sinyal dan tanpa digunakan.

Kalau browsing yang boros baterai, tentunya untuk browsing seperti Youtube. Atau main game online. Yang terakhir ini akan memakan daya baterai lebih cepat. Apalagi jika kecerahan layar maksimum.

Mematikan Wi-Fi, Bluetooth dan GPS bisa membuat umur baterai awet

Umur baterai tidak dipengaruhi W-Fi, Bluetooth atau GPS. Ketiganya hanya aplikasi normal biasa. Dan, hanya aktif jika memang diaktifkan saja.

Supaya baterai awet dan tidak cepat minta ganti, ada cara lain. Misalnya, charger stabil. Daya ampere tidak lebih besar dari aslinya. Juga, mencolokkan dengan hati – hati.

Baca Juga :   Bagaimana Cara Menurunkan Angka Cart Toko Online yang Ditinggalkan

Kemudian, jangan kepanasan, kehujanan, atau jatuh.

Selain itu, jangan sampai daya baterai Lithium kurang dari 10% sebelum di cas ulang. Sekali – sekali tidak apa – apa. Tetapi jika sering, maka cell baterai akan lebih banyak yang rusak. Tidak bisa menyimpan listrik dan kapasitas menurun.

Menggunakan penghemat baterai

Penghemat baterai ini fungsinya sudah ada di HP baru. jadi, tidak perlu lagi. Justru menambah beban HP saja karena ada aplikasi dobel dengan aslinya.

Inilah 10 mitos soal baterai HP yang biasa kita temui. Semoga bermanfaat dan salam sukses luar biasa!

Leave a reply