15 May

Cara Melindungi Jaringan Wifi Rumah Kita

Jasa Pembuatan Website, Jasa Pembuatan Toko Online & Jasa SEO Telp/SMS/WA : 081-804-1010 72 BBM PIN : L4W4NG

Melayani Seluruh Wilayah Indonesia, Data Data Dikirim via eMail / WA

Apa yang terjadi apabiloa ada yang ikut -ikutan menggunakan internet tanpa ijin di jaringan wifi rumah kita? Jika kita menggunakan kartu prabayar ya pasti cepat habis. Mereka yang tega mencuri ini pasti tega juga menghabiskan jatah kuota kita. Jika kita menggunakan jaringan telepon rumah seperti indihome, maka jaringan kita bisa menjadi lambat.

Jika penyusup ini hobi download film, maka akan membuat jaringan kita menjadi lambat. Jika kita bekerja dengan wifi kita, ya kita bisa kerepotan.

Bagaimana cara memproteksi wifi supaya tidak digunakan oleh orang yang tidak kita inginkan?

Kami memiliki 5 tips yang bisa Anda gunakan untuk melindungi wifi Anda dari Hacker.

  • Yang pertama, gunakan password yang aman atau secure.

Password yang kita buat mesti sulit ditembus sekaligus susah diingat. Inilah yang sulit. Password yang susah ditembus biasanya terdiri dari beberapa kombinasi karakter. Kita menggunakan huruf besar, huruf kecil angka dan sebagainya.

Cara termudah mendapatkan password yang oke adalah menggunakan password generator. Hanya, Anda harus menyimpan password hasil password generator ini karena password yang dihasilkannya sangat sulit diingat.

Bagaimana dengan password yang mudah diingat? ya, pasti mudah ditembus juga…

Sekarang, terserah kebutuhan kita saja.

  • Mengganti nama SSID.

Nama SSID adalah nama jaringan nirkabel kita. Setiap pabrik memberikan nama yang berbeda dan bisanya sesuai dengan nama merk mereke. Anda akan mendapatkan nama D-Link jika memberi produk router merk ini. Secara default, router akan menyiarkan detail SSID kita untuk perangkat lain disekitarnya.

Jika ini yang terjadi, cara terbaik adalah menonaktifkan broadcast SSID kita. Kita juga harus mengganti nama dan password router. Minimal nkita tidak menggunakan nama dan password default pabrik untuk router kita.

  • Memfilter Physical Adress, Ethernet Address atau MAC Address.

Seperti namanya, Physical address adalah alamat fisik dari setiap device yang terhubung di internet. Biasanya alamat ini tidak bisa diubah karena ada di dalam ROM (read Only Memory). Jika alamat MAC Address ini tidak bisa diganti, maka kita bisa mengijinkan wifi kita tersambung hanya dengan perangkat yang Ethernet Addressnya kita setujui.

Apabila ada perangkat lain yang mencoba tersambung, tentu akan ditolak. Cara ini sulit untuk ditembus karena tentunya perangkat lain tidak memiliki alamat ethernet / alamat fisik yang sama.

 

Untuk melihat alamat Ethernet, kita pelu masuk ke “search programs and files” di tombol start. Ketikkan “cmd.” Kemudian di halaman cmd Anda ketikkan “ipconfig/all dan silahkan tekan enter.

Untuk smartphone Android, kita tap atau pilih “menu.” kemudian pilih “seting” dan terakhir silahkan pilih “tentang.” Disana ada “informasi perangkat keras” yang bisa di klik untuk melihat alamat ethernet smartphone Android kita.

  • Gunakan enkripsi untuk Wifi network.

 

Untuk pengaturan enkripsi wifi, disarankan menggunakanmode enkripsi WPA (wifi protected Access). WPA memiliki fitur nerupa Temporary Key Integrity Protocol (TKIP) yang membuat kedua pihak yang terhubung menyepakati kunci khusus sebelum proses transfer data dimulai. Pada mode ini, password dikimkan sekali saja dan selanjutnya digunakan satu kunci berbeda untuk setiap paket data. Menggunakan kunci yang berbeda seharusnya membuat penyusup tidak bisa memperoleh kode asli.

Tetapi karena proses yang seperti ini, maka transfer data menjadi lebih lama daripada proses transfer data untuk mode / protokol WEP.

  • Mengurangi jangkauan wifi.

Apabila kita hanya menggunakan wifi untuk keperluan rumah, maka sebaiknya kita kurangi saja jangkauannya. 802.11  sekarang memiliki beberapa rentang frekuensi yang memiliki kekuatan sinyal sendiri – sendiri. Sinyal frekuensi yang sekarang digunakan ada di 2,4 GHz3,6 GHz dan 4,9 / 5,0 GHz. Sebaiknya kita gunakan saja 802.11n atau 802.11b untuk keperluan harian kita. Sebaiknya tidak menggunakan 802.11g untuk mengurangi jangkauan dan kekuatan sinyal wifi.

  • Mengisolali LAN dari sambungan wireless.

Pengguna wireless yang ingin mengakses jaringan Local Area Network harus melalui otentifiksi oleh Remote Access Service (RAS) terlebih dahulu atau menggunakan Virtual Private Network (VPN).

Demikian beberapa cara untuk mengamankan jaringan wifi rumah ataum koantor kita. Dengan jaringan yang aman, diharapkan minimal kuota internet untuk wifi kita bisa dipantau dengan baik.

 

5/5 (1)

Please rate this



Share this

Leave a reply