11 Feb

Penyebab Website Turun, Apa Saja?

Apa saja penyebab website turun rangking di Google atau mesin telusur lainnya?

  1. Kompetisi Tinggi.
  2. Banyak Error.
  3. Optimisasi (SEO) berlebihan.
  4. Tidak sengaja menseting privacy di website.
  5. Konten kurang mendalam.
  6. Website tidak mobile friendly (tidak ramah gadget).
  7. Arsitektur situs yang buruk.
  8. Konten duplikat.
  9. Hosting Down
  10. Bounce rate tinggi.
  11. Ada link mencurigakan dari dan / atau menuju ke website mencurigakan. 
  12. Tidak punya strategi kata kunci yang baik.
  13. Website lambat.

Daftar diatas adalah sebagian alasan penyebab website turun dan visitor turun drastis. Sebagai penjelasan mengapa website turun dan cara mengatasinya, kita uraikan dibawah:

     1. Kompetisi Tinggi

Ini adalah salah satu alasan website kita turun. Kompetisi tinggi artinya kompetitor akan selalu meningkatkan performa website masing – masing. Bagi sebuah website yang tertinggal, maka rangkingnya di Google dipastikan akan turun. Tentunya tertinggal dibanding para kompetitornya.

Saat ini, banyak bidang yang kompetisinya sudah tinggi. Antaralain jasa pembuatan website. Untuk kata kunci “jual sepeda” kompetisinya juga sangat tinggi. Lebih dari 66 juta halaman serupa.

mengapa website belum terindeks di Google dan cara website cepat terindeks Google

Jika kita lihat, maka rangking teratas hasil pencarian adalah milik tokopedia dan bukalapak. Tetapi, ternyata yang tampil disana adalah iklan di “Google Adwords.” Tandanya: Anda bisa melihat kata “bersponsor” di sudut kanan atas.

Apa artinya? artinya SEO untuk kata kunci “jual sepeda” sudah sangat kompetitif.

     2. Banyak Error

Banyak error 404, 504 dan sebagainya akan berpengaruh ke pengunjung. Pengunjung yang tidak nyaman akan mencari situs website lain untuk dikunjungi. Hasilnya, ada rasion “bounce rate” atau rasio pentalan yang tinggi.

Google membaca rasio pentalan ini sebagai: pengunjung tidak menyukai web tersebut. Hasil akhir, website turun di rangking Google.

     3. Optimisasi (SEO) berlebihan

Mungkin ada yang berfikir, menggunakan kata kunci sebanyak – banyaknya di website akan membuat website semakin terlihat relevan dengan kata kunci tersebut. Jadi, rangkingnya akan semakin tinggi untuk kata kunci tersebut.

Jawaban sebenarnya adalah tidak. Silahkan menggunaka kata kunci utama 2 kali jika artikel Anda minimal 300 kata. Jikaartikel kurang dari 300 kata dan kata kunci utama diulang 5 kali, teknik tersebut justru akan dibaca sebagai “spamming” oleh Google.

Rangking artikel tersebut justru akan lebih rendah. Kami, beberapa kali justru mendapat rangking satu Google dengan artikel yang tulisannya begitu alamiah. Artinya, tanpa berusaha memasukkan kata kunci secara berulang – ulang disana.

Jika kata kunci penting, backlink juga penting. Jangan mengebom satu artikel dengan banyak sekali backlink secara berlebihan. Hasilnya justru website turun di rangking Google dan sulit kembali naik lagi.

     4. Tidak sengaja menseting privacy di website.

Membuat seting privacy di website artinya website tidak boleh diindeks oleh mesin telusur seperti Google, Bing atau Yahoo.

Kita harus membaca cara seting privacy ini untuk CMS (Content Management System) yang kita gunakan (jika menggunakan CMS buatan massal seperti WordPress atau Drupal).

Jika website dibuat oleh jasa pembuat website dengan CMS milik mereka, maka script untuk seting privacy jangan digunakan.

     5. Konten kurang mendalam.

Saat ini, Google menyukai konten yang ditulis secara mendalam, lengkap serta sistematis.

Artinya, konten tersebut pastilah cukup panjang karena penjelasannya banyak. Lengkap artinya banyak aspek yang dibahas disana.

Untuk diketahui, Google, saat ini memiliki database hampir untuk semua hal didunia. Google memiliki kecerdasan buatan untuk melihat apakah sebuah artikel lengkap atau tidak. Google memahami kata kunci apa saja yang mungkin terkait dengan suatu topik tertentu.

Silahkan ketik “om telolet om” di Google.

Google akan menghubungkannya dengan Bus.

Kata kunci “jual sepeda“pastinya juga memiliki banyak kata kunci turunan disana.

Apakah kita menggunakannya secara lengkap? Google bisa menilainya.

Google tidak keberatan jika kita membahas hal yang telah dibahas orang lain, misal tentang sepeda. Tetapi, bahasan kita semestinya berbeda dibanding milik orang lain. Dan, Google juga bisa membaca hal semacam ini.

     6. Website tidak mobile friendly (tidak ramah gadget).

Saat ini, website yang mobile friendly sangat penting. Ada lebih dari 60 persen pengguna internet mengakses internet melalui smartphone.

Layar kecil smartphone membutuhkan desain khusus supaya website terbaca jelas, terlihat indah dan tetap fungsional.

Sekarang, Google sangat memperhatikan tentang website yang responsif terhadap gadget dan menurunkan rangking situs yang kurang ramah gadget.

Untuk membuat situs kita responsif gadget, kita bisa menggunakan theme terbaru untuk CMS kita.

      7. Arsitektur situs yang buruk.

Arsitektur situs yang buruk membuat rangking halaman di Google tidak pernah bagus. CMS atau Content Managemant System yang kurang baik tidak bisa memfokuskan alur backlink internal untuk menguatkan halaman yang penting. Jadi, halaman penting seperti halaman utama rangkingnya bisa menjadi buruk.

8. Konten duplikat.

Jangan Copy Paste! Tidak ada yang mengalahkan kerusakan yang ditimbulkan konten duplikat untuk sebuah website.

Jangan spin artikel karena “gramarnya” pasti rusak. Google bisa mendeteksi gramar rusak sekarang.

     9. Hosting Down

Hosting down membuat Google menurunkan rangking kita. Ini jika terjadi terlalu sering. Masalahnya, saat Google datang untuk mengindeks, situs kita tidak ada karena server down.

     10. Bounce Rate Tinggi

Bounce rate dipengaruhi oleh pengalaman pengguna. Jika pengunjung hanya datang sebentar langsung tutup halaman, maka Google mendeteksi situs tersebut sebagai kurang baik.

Hasil akhirnya, bounce rate tinggi bisa menjadi penyebab website turun.

Mengatasi bounce rate tinggi: Tulisan relevan dengan judul. Jika tidak, bahkan pengunjung akan malas untuk kembali.

Membuat desain website yang bagus dengan layout menarik dan tulisan mudah dibaca. Jika bingung, maka ada jasa pembuat website yang bisa dihubungi. Untuk harga websitenya, silahkan mengunjungi link ini.

     11. Ada link mencurigakan dari dan / atau menuju ke website mencurigakan. 

Mendapatkan backlink atau memberi backlink adalah hal yang biasa bagi sebuah website.

Yang tidak disukai Google adalah backlink dari situs “link farm” atau situs yang hanya berisi link keluar dalam jumlah yang tidak wajar.

Ada backlink dari situs dengan konten spam, konten duplikat atau konten yang tidak berhubungan dengan topik atau niche website kita.

Kemudian, link yang menuju situs serupa. Atau, mendapat backlink dan sekaligus memberi “outbound link” ke situs – situs semacam itu.

12. Tidak punya strategi kata kunci yang baik.

Kata kunci harus dipilih dengan benar sejak membuat judul. Selain itu apa yang akan kita tulis semestinya terlihat di judul juga.

Kemudian kita memakai sub judul dan tulisan dengan point – point penting. Kata kuncinya dibuat seperti struktur phon. Ada kata kunci utama serta kata kunci turunannya.

     13. Website lambat

Penulis mengenal internet pertama kali tahun 1997. Saat itu, membuka satu halaman website dalam 2 menit masih bisa diterima. Saat itu, ibaratnya bisa online saja sudah bersyukur meskipun lambat. Warnet dan sambungan internet lain seperti kantor dan sekolah juga masih sangat lambat.

Kini, tahun 2019 tidak bisa lagi begitu. Kini, mayoritas pengunjung sebuah website maksimal hanya mau menunggu 5 detik sebelum sebuah halaman terbuka. Jika bukan halaman situs spesial, maka tidak akan ditunggu hingga terbuka. Misal, beberapa situs berita nasional populer yang penuh iklan. Membukanya lama sekali, mau komen malas karena loadingnya tidak segera selesai. Tetapi, karena sudah biasa membaca disitu, ya tetap buka juga 1 atau 2 halaman sehari.

Jika situs ini sudah terlanjur terkenal, maka saya masih mau menunggu hingga terbuka. Google, masih memberikan rangking tinggi karena pengunjung langsungnya banyak

Untuk situs baru, mana mau saya menunggu begitu. Saya ganti situs lain saja.

penyebab website turun dan cara mengatasinyaAndaikata situs berita terkenal itu bisa dibuka kurang dari 5 detik, saya pasti membaca jauh lebih banyak lagi ketimbang 2 halaman sehari.

Google juga membaca perilaku seperti ini dan bisa menurunkan rangking situs yang lambat dibuka.

Jadi. ini adalah beberapa alasan penyebab website turun, pengunjung turun drastis dan cara mengatasinya. Sampai jumpa di artikel selanjutnya dan salam sukses luar biasa untuk para pembaca kami!

5/5 (1)

Please rate this


  • https://www lawangtechno com/penyebab-website-turun-apa-saja/

Share this

Leave a reply