11 May

Jasa Pembuatan Website Jakarta

Jasa Pembuatan Website, Jasa Pembuatan Toko Online & Jasa SEO Telp/SMS/WA : 081-804-1010 72 BBM PIN : L4W4NG

Melayani Seluruh Wilayah Indonesia, Data Data Dikirim via eMail / WA

Ardi adalah mahasiswa D3 teknik otomotif yang juga memiliki hobi menulis blog. Ia bahkan memulainya dengan blog gratis. Blog gratis ini berupa blog dari Blogspot milik Google dan kontennya juga tidak diisi secara teratur. Awalnya, ia hanya menulis jika sempat saja.

Ardi memposting kegiatan praktikumnya di blog. Ia membuat catatan tentang pelajarannya di blog. Meskipun hanya berupa ringkasan, ternyata cukup disukai pengunjung. Ardi, juga selalu menyertakan foto – foto yang terkait dengan artikelnya.

Setiap mempelajari sesuatu, ia juga menuliskannya di blog. Semakin lama, konten blog Ardi semakin banyak, lengkap dan pengunjung juga semakin banyak.

Pengunjung, menyukai blog Ardi karena ilmu yang ada bisa mereka pergunakan. Para pengunjung blog ini ternyata berasal dari kalangan umum yang mencari tips untuk merawat atau memperbaiki kendaraan.

Ya, karena Ardi juga menulis artikel tentang cara – cara memperbaiki kendaraan di blognya.

Setelah dua tahun berjalan, pengunjung blog mencapai lebih dari 400 orang per hari. Ini, sebenarnya belum maksimal karena update blog juga tidak teratur.

Sayangnya, pada Tahun ketiga, Ardi mesti mulai konsentrasi dengan skripsinya. Kegiatan menulis blog mulai banyak berkurang. Ia terkadang memang memposting artikel baru. Tetapi lebih sering tidak memposting apa – apa.

Setelah lulus, seperti orang lain Ardi berusaha mencari pekerjaan. Selain itu, ia juga memiliki jauh lebih banyak waktu luang untuk mengupdate blog kesayangannya. Ardi mencatat, sejak postingnya berkurang, pengunjung blog juga menurun. Rupanya mesin pencari juga mulai “meninggalkan” blog yang tidak update. Meskipun begitu, ia masih memiliki pengunjung hingga 100 orang per hari.

Ardipun mulai menulis kembali. Ia menulis berbagai hal dan menjawab pertanyaan dari para pembaca blognya. Dalam 1 bulan, pengunjung bertambah dan hampir mencapai 400 orang lagi perhari.

Beberapa bulan setelah lulus, Ardi mendapatkan pengunjung dalam jumlah yang lebih banyak daripada sebelumnya. Ia juga mendapatkan pekerjaan di sebuah perusahaan manufaktur besar.

Ardipun memulai kehidupan barunya di kota yang berbeda. Seperti pegawai baru lain yang bersemangat, Ardi selalu hadir pagi dan masih menyempatkan diri mengecek pekerjaannya saat jam kantor berakhir. Saat berada di kost, Ardi menulis blog kembali. Ia berusaha menjaga pengunjungnya karena ternyata mereka merasa terbantu dengan berbagai artikelnya.

Satu tahun bekerja di perusahaan tersebut berjalan, Ardi mengenal pemilik toko ban yang menjadi langgananya. Toko ban ini pembelinya banyak dan terkenal. Ternyata, toko ini terkenal bahkan di dunia internet. Jadi, para konsumen datang ke toko karena mereka mengetahui reputasi toko secara online.

Mengetahui hal semacam ini, Ardi mulai berfikir tentang blognya. Ia memiliki blog dengan pengunjung loyal. Blog ini mayoritas berisi artikel perbaikan dan perawatan kendaraan. Jadi, ia mestinya juga bisa membuka toko atau bengkel sendiri bermodalkan promosi dari blog ini.

Ardipun mulai mempersiapkan diri. Ia mulai menabung untuk membeli peralatan bengkel. Kemudian, berkat pekerjaannya, ia juga mengenal beberapa orang supplier yang menjual barang yang akan dibutuhkannya dengan harga lebih murah dari harga konsumen.

Ardi melihat blog dan pengunjungnya sebagai kesempatan untuk membuka bisnis sendiri. Ia tanpa sadar sudah membuka pasar bagi bisnisnya bahkan sebelum bisnis ini berdiri.

Ardi mulai mengganti blognya dengan dengan website yang lebih profesional. Ia menyiapkan webnya untuk dijadikan sebagai sarana berpromosi bagi bengkel barunya.

Beberapa bulan kemudian, Ardi mendapatkan tempat untuk membuka bengkelnya. Ia juga telah memiliki peralatan yang cukup lengkap untuk dipergunakan.

Bengkel yang diharapkan Ardipun akhirnya dibuka. Ia membuka bengkel sepeda motor dan bukan bengkel mobil karena lokasi yang disewanya tidak begitu besar.

Iapun mengumumkan pembukaan bengkel tersebut di webnya. Ia memasang header promosi yang dilengkapi dengan alamat bengkel.

Ternyata, respon konsumen sangat besar. Dalam 1 minggu pertama, sepeda motor yang datang tidak cukup ditampung di bengkelnya yang relatif kecil. Ini belum termasuk lama pengerjaan untuk setiap sepeda motor. Ardi terpaksa menolak beberapa kliennya.

Satu minggu kejadian seperti ini berlangsung, Ardi nekat mencari tempat yang lebih besar dan seorang mekanik untuk menemaninya.

Agak lumayan karena konsumen tidak perlu menunggu terlalu lama. Selain itu, pekerjaan perbaikan juga lebih cepat selesai.

Setelah bengkel berjalan selama 3 bulan, Ardi akhirnya memiliki 4 orang karyawan untuk membantunya.

Sebuah website, ternyata telah berhasil membuat para calon pelanggan percaya kepada bengkel baru Ardi. Artikel yang berupa ringkasan catatan kulliah ternyata membuat para pengunjung website percaya.

Artikel Ardi adalah artikel dengan cara penulisan yang baik seperti halnya sebuah “advetorial” di media massa. Artikel ini memang dimaksudkan sebagai “simpanan” catatan kuliah dan jufga untuk menol;ong orang lain.

Iklan Advertorial sangat efektif untuk penjualan. Kita yang terbiasa membaca iklan semacam ini merasa bahwa bisnis yang diiklankan cepat menjadi besar. Ulasan lengkap dengan gambar membuat pembaca lebih mudah terpengaruh membeli produk dan jasa dari bisnis tersebut.

Kini, kita bisa melakukannya sendiri dengan website kita.

Hubungi kami segera di 0818-0410-1072 untuk membuka pasar baru bagi bisnis Anda.

salam sukses!

5/5 (1)

Please rate this



Share this

Leave a reply