08 Apr

Cuci Tangan 6 Langkah Praktis dan Higieneis dengan Cara Ini

Cara cuci tangan 6 langkah yang praktis tetapi higienis bagaimana? Tentunya kita tahu bahwa mencuci tangan ternyata ada cara yang benar dan lebih baik dari biasanya. Apalagi sekarang, disaat virus Covid-19 atau Corona melanda. Maka mencuci tangan dengan cara yang benar penting untuk diajarkan ke anak – anak kita.

Ini dia, 6 langkah mencuci tangan dengan sabun yang benar

cuci tangan 6 langkah

  • Memulai dengan membasuh tangan dengan air mengalir. Iya, bukan tangannya masuk ke gayung ya, tetapi dengan air mengalir supaya airnya tetap bersih. Kemudian, gunakan sabun cuci seperti biasa. Dan, selanjutnya kedua tangan direkatkan. Bagian ini gunanya membasuh kedua telapak tangan.
  • Mencuci punggung tangan. Tempatkan telapak tangan kita pada punggung tangan. Yang kanan diletakkan pada yang kiri dan sebaliknya. Terkadang, ada saja yang lupa dan hanya membasuh telapak tangan saja.
  • Membersihkan telapak tangan dan sela – sela jari. Kita memberihkan telapak tangan dengan telapak tangan yang lain. Selanjutnya, membersihkan sela – sela antara jari tangan. Terkadang, sela – sela jari ini tidak pernah dibersihkan secara khusus. Padahal, bisa menjadi tempat kuman bersarang lho. Usapkan sabun ke sela – sela jari juga selain ke telapak tangan dan punggung tangan.
  • Menggosok punggung jari. Jari diletakkan ke telapak tangan yang berlawanan. Posisi jari saling mengunci. Lakukan untuk kedua tangan.
  • Menggosok jempol. Caranya jempol dimasukkan ke telapak tangan dan digosok memutar dengan telapak tangan yang berlawanan. pada bagian pangkal jempol juga dibersihkan dengan air mengalir dan sabun.
  • Membersihkan kuku. Caranya dengan menguncupkan jari. Kemudian digosok juga ke telapak tangan yang berlawanan. Kuku terkadang membawa kotoran. Jika kotor betul bisa sampai hitam seperti kuku anak – anak yang bermain keluar rumah. Kuku juga sangat penting untuk dibersihkan karena bisa membawa kuman.
Baca Juga :   Apa itu PHP?

Oh ya, jangan lupa proses ini dilakukan 40 detik. Lebih bisa sih. Tetapi jangan terlalu lama juga karena hemat air juga baik untuk lingkungan lho.

Inilah langkah mudah untuk membersihkan / mencuci tangan dengan sabun. Tentunya dengan cara yang bersih, higienis dan sesuai standar kesehatan.

Keuntungan mencuci tangan dengan sabun

Mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun kini digalakkan lagi. Disaat virus corona melanda sekarang ini, mencuci tangan menjadi sangat penting. Kita bisa meminimalkan penularan virus jika tangan kita selalu bersih.

Jadi, kita tidak membawa virus di tangan, kemudian menyentuh berbagai benda lain. Yang akhirnya, disentuh banyak orang lain juga.

Kita bayangkan saja, kita pasti memegang banyak benda setiap harinya. Mulai dari handel pintu, uang, setir mobil, HP hingga tombol elevator dan berbagai benda lainnya.

Kita tidak pernah tahu, berapa jumlah kuman dan apa saja jenis kuman yang menempel ditangan kita.

Karena itulah, baik ada corona atau tidak, mencuci tangan dengan benar itu penting. Mencuci tangan bisa menghindarkan kita dari penyakit. Misalnya, habis memegang uang kotor kemudian memegang makanan dan dimakan. Bisa disentri juga meskipun bukan corona.

Apalagi, kita sering memiliki kebiasaan memegang mata, hidung dan mulut dengan tangan. Semakin beresiko membuat sakit jika tangan kita kotor.

Sekarang, anak – anak kita juga perlu diberi pengertian tentang mencuci tangan dengan benar. Apalagi jika masih kecil dan senang memegang berbagai benda dan kemudian, langsung mau makan.

Sabun, seperti kita ketahui, mengandung bahan – bahan yang bisa membunuh kuman. Tetapi, aman untuk kita. Sabun seperti Lifebuoy misalnya, dibuat dengan komposisi untuk menunjang kesehatan.

Baca Juga :   Pelatihan Asuhan Persalinan Normal (Apn)

Selain itu, busa sabun juga melunturkan kotoran dan bisa hilang lebih cepat.

Bagaimana dengan Hand Sanitizer?

Saat ini, Hand Sanitizer menjadi trend karena mampu membunuh kuman juga. Tetapi, yang harus diingat adalah, pemakaian Hand Sanitizer cocok jika dilakukan saat tidak ada air mengalir / air bersih dan sabun.

Hand Sanitizer ini, tidak bisa dipergunakan terus menerus. Jika sudah 5 kali berturut – turut, bersihkan sisa desinfektan dengan sabun. Jika tidak, justru bekas Hand Sanitizer yang lengket bisa menarik kotoran lain.

Secara umum, Hand Sanitizer di laboratorium ditest pada benda mati. Jadi, efektifitas dalam membunuh kuman efektif pada benda mati.

Tetapi, tangan kita berbeda. Kuman dan kondisi tangan bisa mengurangi efektifitas Hand Sanitizer. Karenanya, membasuh / mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun adalah cara paling afaektif dalam membersihkan tangan hingga saat ini.

Beberapa penyakit yang bisa dicegah dengan mencuci tangan

  • Diare dan cacingan

Kita mengetahui bahwa menyantap makanan dengan tangan kotor bisa menimbulkan penyakit diare atau cacingan. Berbagai kuman bisa menempel ditangan. Kuman ini bisa dari berbagai jenis termasuk kuman penyebab diare.

Selain itu, telur cacing juga bisa ikut masuk ketubuh melalui tangan yang kotor. Karenanya, kita perlu selalu mengajarkan anak – anak untuk selalu mencuci tangan setelah bepergian. Baik saat wabah corona atau tidak.

  • Gangguan sistem pernafasan

Kuman yang masuk bisa berupa kuman influenza, bisa juga kuman corona. Karenanya, saat – saat ini kita diingatkan untuk selalu mencuci tangan sebelum masuk ke toko, setelah keluar toko, sebelum masuk rumah, dan sebagainya.

  • Iritasi atau infeksi mata

Kotoran yang menempel ditanagn bisa menimbulkan iritasi pada mata. Bisa juga kuman yang ada menyebabkan penyakit pada mata jika tangan kotor menyentuh mata. Apalagi, jika mata digaruk.

Karenanya, saat – saat wabah corona ini juga bagus untuk mengingatkan kita jangan menyentuh mata, mulut dan hidung, apalagi dengan tangan kotor.

Baca Juga :   Era Internet of Everything "IoE"

Itulah sedikit cara untuk mencuci tangan dengan baik. Cara cuci tangan 6 langkah yang praktis tetapi terbukti higieneis dan direkomendasikan oleh pakar. Salam sehat dan sukses selalu!

ingin buat website ? harga website sekarang sudah sangat terjangkau, hubungi kami sekarang juga

Leave a reply