01 Oct

Tutorial Panduan Cara Membuat WordPress Multisite

Jasa Pembuatan Website, Jasa Pembuatan Toko Online & Jasa SEO Telp/SMS/WA : 081-804-1010 72 BBM PIN : L4W4NG

Melayani Seluruh Wilayah Indonesia, Data Data Dikirim via eMail / WA

Bagaimana cara membuat WordPress multisite? ini adalah hal yang terkadang ditanyakan orang.

Jika kita ingin mengelola banyak website wordpress sekaligus, instalasi multisite merupakan pilihan yang baik. Bahkan, pada beberapa kasus, kita diharuskan untuk menginstall wordpress multisite.

Jika hosting kita shared hosting tetapi ingin beberapa situs.

Untuk pengguna shared hosting, menggunakan wordpress multisite lebih praktis.

WordPress multisite memungkinkan kita untuk melakukan banyak hal:

  • Anda harus mengelola website klien.
  • Jika kita menewarkan jasa pembuatan website. Kita memiliki klien yang membutuhkan support setelah website jadi.
  • Menginstall wordpress multisite memberikan kemudahan bagi kita untuk mengelola banyak situs.
  • Tetapi jika klien kita memang tidak membutuhkan support, sebaiknya kita install saja situsnya di host yang terpisah.
  • Kita menggunakan banyak subdirektori atau subdomain.

Ini jika kita memiliki situs seperti situs universitas tetapi mengijinkan mahasiswa membuat situs sendiri. Maka wordpress multisite jelas memberikan banyak keuntungan.

Batasan situs multisite.

Tidak tersedia kesempatan menginstall tema atau plugin secara bebas. Klien pemilik situs di multisite harus meminta ijin Administrator untuk mengganti theme sendiri.

WordPress multisite menggunakan IP Adress yang sama . Jika kita menginginkan setiap situs menggunakan IP Adress yang berbeda, maka kita mesti host tiap situsnya satu – persatu.

Sekarang, setelah mengetahui fungsi serta batasan wordpress multisite, kita bisa memutuskan apakah kita akan menggunakan wordpress multisite atau tidak.

Jika kita putuskan untuk menggunakan wordpress multisite, maka ini adalah langkah – langkah untuk membuat wordpress multisite.

Sebelumnya, kita membutuhkan 3 hal

  • Akses ke web host (cPanel misalnya).
  • Instalasi WordPress terbaru
  • Aplikasi FTP misal dengan FilleZilla.

Panduan cara membuat WordPress multisite.

cara membuat wordpress multisite - tampilan darsboard wordpress multisite

Proses yang harus dilakukan sebenarnya mudah.

Kite bisa pilih dahulu apakah strukturnya akan menjadi:

https://blog.lawangtechno.com ataukah

https://lawangtechno.com/blog/

Kita pertama kali mencari file wp-config.php

Prosesnya:

Membuka aplikasi FTP lalu masuk ke situs kita.

Masuk ke server, cari direktori tempat instalasi wordpress kita. Biasanya bernama public_html.

Kita cari file wp-config.php. 

Sebelumnya, kita copy dan paste dahulu semua code asli ke suatu tempat sebelum mengubahnya. Bisa notepad atau lainnya. Silahkan disimpan terlebih dahulu. Jadi jika ada apa – apa, maka kode asli bisa kita ambil lagi.

Kita scroll hingga kebawah sampai menemukan tulisan /*That’s all, stop editing! Happy blogging.*/.

Disana kita tambahkan:

/* Multisite */

define( ‘WP_ALLOW_MULTISITE’, true );

Baris program ini memberitahu WordPress bahwa kita ingin mengaktifkan fitur multisite. Simpan perubahan kita.

Mengkonfigurasi struktur jaringan.

Kita buka dasboard wordpress. Kemudian menuju ke network setup. Tempatnya ada dibawah tools.

Pada tahap ini kita non aktifkan semua plugin kita terlebih dahulu. Pada tampilan yang ada, kita akan memilih antara subdomain atau subdirektori.

Jadi, pilihan subdomain akanmembuat URL terlihat seperti: blog.lawangtechno.com. Untuk pilihan subdirektori, akan membuat URL: kita terlihat seperti: lawangtechno.com/blog.

Kedua format ini sama dari sisi teknis dan SEO.

Anda pilih yang kira – kira Anda sukai saja.

Dibawah kolom yang ditampilkan, kita juga bisa memilih judul untuk jaringan kita serta memasukkan nama email administrator.

Setelah langkah diatas, kita perlu mengedit file wp-config.php serta file .htaccess.

Seperti pengeditan yang pertama, kita juga perlu mengedit kode snippet untuk keduanya.

Kembali, kita menambahkan code kita sebelum di baris terakhir. Sebelum tulisan:  /*That’s all, stop editing! Happy blogging.*/.

define(‘MULTISITE’, true);
define( ‘SUBDOMAIN_INSTALL’, false);
define(‘DOMAIN_CURRENT_SITE’, ‘new-multisite-setup.dev’);
define(‘PATH_CURRENT_SITE’, ‘/’);
define (‘SITE_ID_CURRENT_SITE’, 1);
define(‘BLOG_ID_CURRENT_SITE’, 1);

Untuk file ,htaccess kita juga akan mengeditnya.

Kita akan mengganti semua code disana dengan baris code sebagai berikut. Sebelumnya, pastikan code aslinya sudah kita copy ditempat lainnya.

RewriteEngine On
RewriteBase /
RewriteRule ^index\.php$ – [L]
# add a trailing slash to /wp-admin
RewriteRule ^([_0-9a-zA-Z-]+/)?wp-admin$ $1wp-admin/ [R=301,L]
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} -f [OR]
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} -d
RewriteRule ^ – [L]
RewriteRule ^([_0-9a-zA-Z-]+/)?(wp-(content|admin|includes).*) $2 [L]
RewriteRule ^([_0-9a-zA-Z-]+/)?(.*\.php)$ $2 [L]
RewriteRule . index.php [L]

Simpan semua perubahan kita.

Untuk membuaka instalasi multisite wordpress, kita melakukannya dari dasboard kita.

Kita menuju menu My Sites.

pilihan subdomains atau subdirektori untuk wordpress multisite

Dari menu ini kita mendapat akses ke network admin dan website asli kita. Kita siap menambahkan situs baru ke jaringan kita.

Kita buka Sites dan menuju Add New. Disini kita akan melihat pilihan membuat alamat untuk situs kita, judul serta pengaturan email untuk administrator.

Kita isi semua kolom yang ada, kemudian kita klik Add Site. Dengan situs multisite, kita bisa mengelola banyak situs dengan satu dasboard.

Untuk wordpress multisite, hanya administrator yang berhak mengganti theme atau plugin Anda.

Untuk theme dan plugin, setiap perubahan kita pastinya akan mengubah semua situs kita juga.

Secara default, wordpress multisite akan menoaktifkan penambahan user pada semua situs di wordpress multisite.

Kita bisa menonaktifkan fitur ini dan menambah user secara otomatis.

Atau, kita juga bisa menambahkan user untuk jaringan situs kita secara manual.

Untuk menambahkan pengguna baru secara manual, kita buka Users kemudian menuju tab Add New.

Disini kita hanya diminta mengisi username serta email dan mengklik Add User.

Untuk menmbah user dengan hak akses administrator, kita bisa menambahkan user dengan status Super Admin.

cara mengedit akun user wordpress multisite

Seting WordPress multisite lain yang tersedia

Sebenarnya, wordpress multisite memiliki pengaturan yang banyak. Kita bisa mendapatkan pilihan untuk pengguna atau user supaya bisa mendaftarkan situs mereka sendiri.

cara menambah situs wordpress multisite oleh user

Kesimpulan.

WordPress multisite memberikan kesempatan kepada kita untuk menseting wordpress serta jaringan kita dengan mudah. Jika kita mengelola banyak situs sekaligus, wordpress multisite mungkin merupakan pilihan yang lebih baik. Kita bisa mengelola semua dengan 1 dasboard saja.

Please rate this



Share this

Leave a reply