13 May

Domain Adalah, Hosting Adalah, Website Adalah. Pengertian Apa itu Domain, Hosting dan Website ?

Domain Adalah, Hosting Adalah, Website Adalah. Pengertian Apa itu Domain, Hosting dan Website ?

Apa itu Domain?

Alamat IP adress internet awalnya berupa angka angka yang tentunya sulit dihafalkan. Domain adalah nama pengganti untuk angka – angka tersebut yang membuat alamat sebuah server lebih mudah diingat.

Domain bisa berupa nama terkenal seperti google.com, yahoo,com atau nama lain sesuai pilihan kita.

Domain memiliki beberapa level.

TLD atau Top Level Domain:

Misalnya

  1. .com (dotcommercial)
  2. .co.id (dotcommercialindonesia)
  3. .net (dotnetwork)
  4. .mill (dotmilitary)
  5. .info (dotinfo)

dan sebagainya.

Ada dua macam domain TLD. Yang pertama adalah global TLD (gTLD) dan Country Code TLD (ccTLD).

Ekstensi seperti .com, .net atau .info adalah contok dari TLD global.

Ekstensi seperti .id (Indonesia) .my (Malaysia), .au (Australia) atau .co.uk (dot commercial United Kingdom) adalah contoh – contoh domain dengan kode negara ( country code).

Second Level Domain ( SLD ):

Adalah nama domain yang kita daftarkan.

Misal nama domain: andi100.com. Nama andi100 adalah SLD sedangkan ekstensi .com adalah TLD.

Third Level Domain:

Third Level Domain adalah nama domain tambahan yang kita tambahkan sebagai subdomain di domain SLD.

Misal: nama seperti: pendaftaran.andi100.com mengandung Third level Domain berupa “pendaftaran”.

Ada beberapa layanan yang menjual Third Level Domain misalnya: enom.

Yang mereka jual misalnya: us.com, br.com atau ada juga yang gratis. Misal co.cc atau cz.cc dan sebagainya.

Apa itu hosting?

Hosting adalah space atau ruangan di hardisk sebuah server yang digunakan menyimpan database website, email atau file web lainnya.

Beberapa hal yang diperhatikan saat mencari hosting untuk website kita:

-Space atau kapasitas ruangan hardisk.

Ukurannya adalah Megabytes (MB) Gigabytes (GB atau Terabytes (TB).

Semakin besar, artinya semakin banyak data yang bisa disimpan.

-Bandwidth atau kuota transfer data setiap bulannya.

Ukurannya adalah MB/ bulan, GB/bulan serta Terabytes (TB)/bulan.

Semakin besar, artinya semakin bisa melayani lebih banyak pengunjung.

-Jumlah Database

Berapa database yang bisa kita buat di server ini.

-Jumlah Addon Domain

Banyaknya domain ( atau secara praktis banyaknya website ) yang bisa kita taruh di server.

-Jumlah akun email

Jumlah akun email yang bisa kita buat. Untuk perusahaan besar, jumlah akun email yang banyak sangat penting untuk email perusahaan milik pegawai masing – masing.

Apa itu Website?

Website adalah informasi yang diakses melalui internet. Informasi ini bisa diakses di seluruh dunia selama pengakses terhubung dengan jaringan internet.

Website bisa berupa kumpulan informasi gambar, video serta tulisan atau suara dan bahkan animasi. Website bisa sangat menarik karena komponen – komponen diatas.

Klasifikasi website berdasar CMS ( Content Management System).

-Website statik ( static website).

Website ini dibuat dengan html dan biasanya memiliki sedikit halaman. Biasanya, digunakan sebagai website untuk brosur produk dan jasa.

-Website dinamis (dynamic website).

Website ini biasanya ditulis dalam permograman seperti PHP, ASP, Javascript. jQuery, Ajax dan program database MySQL.

Pada perkembangan terkini, website dinamis menggunakan CMS untuk back-end website tersebut.

Beberapa CMS yang terkenal: wWrdpress, Joomla, Drupal, Aura CMS, CMS Simple.

Contoh website atau portal CMS terkenal: detik.com, kumparan.com atau kompas.com.

-Website interaktif

Website ini memungkinkan adanya interaksi antar pengunjung dengan pengelola website. Misal: website forum atau blog.

Berdasar fungsi dan tujuan website

-Website Pribadi.

Digunakan untuk mencatat atau menceritakan pengalaman pribadi. Misal: blog pribadi.

Website Komersial

Website untuk menampilkan jasa atau produk suatu perusahaan. Bisa juga dilengkapi fitur untuk melakukan transaksi secara online seperti shopping cart. Misal: toko online atau web company profile.

Ekstensi yang sering digunakan adalah .com atau .co.id.

-Website Pemerintahan

Biasa digunakan untuk menampilkan profil lembaga pemerintahan tertentu.

Ekstensi yang digunakan khusus milik pemerintah. Misal .gov untuk pemerintah Amerika dan .go.id untuk pemerintah Indonesia.

-Website Lembaga Non Profit

Website ini digunakan lembaga non profit seperti LSM, yayasan universitas atau organisasi.

Ekstensi yang digunakan misalnya: .org, .edu (doteducation), .ac.id atau .or.id dan sebagainya.

Apa itu cPanel?

cPanel adalah dasboard atau control panel untuk pengaturan space hosting kita. cPanel menggunakan antarmuka visual dan tinggal klik saja untuk melakukan berbagai hal. Jadi dengan adanya cPanel kita tidak perlu mengetikkan command ke server untuk menjalankan sesuatu.

Bagi pemula, sangat disarankan menyewa hosting yang memiliki cPanel. Ini karena memberikan kemudahan dan bisa bekerja membuat atau mengupload website jauh lebih cepat.

Jika Anda berminat memiliki nama domain unik untuk Anda, server hosting handal dan cPanel yanmg lengkap dan mudah digunakan, silahkan menghubungi kami.

 

5/5 (1)

Please rate this

Share this
13 Oct

Panduan Cara Mencari Aged Domain

Beberapa blogger mencari domain lama atau domain aged karena beberapa alasan. Tentunya karena Domain Authoritynya (DA) yang sudah tinggi. Sebagian lagi ditambah mencari domain dengan backlink yang banyak.

Nah, tentunya bisa – bisa saja kita mencari nama domain lama seperti ini. Tetapi, kecuali Anda membeli 50 sekaligus, jangan sampai salah pilih nama domain expired ini.

Biasanya, nama domain lama dengan DA yang tinggi jauh lebih mudah masuk rangking tinggi Google.

Saya membuktikannya sendiri. Saya punya blog lama, buatan 2008. Masih aktif. Blog ini bahkan semakin lama semakin mendominasi pencarian Google. Padahal, posting terakhir dilakukan pada 2014 lalu.

Masalahnya ini adalah blog di blogspot yang saya lupa passwordnya. Jadi sudah tidak bisa login lagi.

Ketika membuat blog baru, saya SEO kan blog baru itu. Langkah SEO nya sama dengan yang lama. Hasilnya, blog lama memiliki rangking lebih baik di Google.

Tentunya banyak faktor lain yang mempengaruhi selain SEO yang sekarang. Tetapi domain lama memang menawarkan keunggulan.

Apa itu aged domain?

Aged domain atau expired domain adalah domain kadaluarsa yang tidak diperbarui lagi. Ada banyak alasan domain ini tidak diperbarui. Mungkin lupa, mungkin perusahaan sudah dituup. Mungkin pemilik malas mengurus website. Sebagian lagi, ada yang tidak punya uang untuk memperbarui.

Secara umum, ada waktu 30 hari sejak nama domain kadaluarsa untuk menunggu perbaruan. Artinya, pemilik lama diberi kesempatan terlebih dahulu untuk memperbarui domainnya.

Lewat 30 hari, nama domain ditawarkan untuk publik.

Domain ini akan dilelang selama 7 hari. Biasanya, harga domain lelang tinggi.

Kita tunggu harganya setelah lelang selesai saja. Biasanya harganya menjadi murah. Mulai 5 US Dollar hingga sekitar 30 an Dollar USA.

Inilah nama domain yang kita kejar.

Tetapi, tentunya ada syarat suatu nama domain itu layak dibeli.

Bukan soal berapa harganya. Harga tidak mempengaruhi kualitas Domain di sisi SEO.

Jika mencari nama domain unik barangkali iya.

Cara mengecek nama domain kadaluarsa / aged domain.

  • Kita cek nama domain tadi dengan tools online.

Misalnya: https://www.checkmoz.com/.

Panduan yang baik, kita gunakan domain dengan DA minimal 20+.

Jika domain bekas DA nya kurang dari 20, untuk apa kita beli?

  • Apakah domain itu dahulu domain spam atau hal ilegal?

Menggunakan nama domain bekas situs spam dan illegal pasti merusak rangking website yang kini kita bangun.

Untuk mengeceknya, kita gunakan wayback machine.  Situs ini akan memperlihatkan untuk apakah domain itu pada jaman dahulu.

Meskipun tidak sempurna, kita akan melihat snapshot situs ini sejak awal dibuat. Dari sana kita bisa tahu isinya pada jaman dahulu.

Biasanya, snapshot ada di interval yang masuk akal untuk dilihat. Jadi kita bisa melihat urutan sejarahnya secara lebih baik.

Apakah link atau tautannya mengandung Spam.

Kita bisa melihat link yang menuju website / nama domain tersebut. Kita mesti melihat new index dan history index.

Link di history index masih penting karena mempengaruhi persepsi Google.

Jika mayoritas tautan berasal dari situs spam, atau menggunakan kata – kata spam, sebaiknya hangan dibeli.

Domain ini reputasinya tidak terlalu baik di Google.

Jika link tercampur spam, tetapi jumlahnya sedikit. Silahkan untuk men-disavow link spam tersebut.

Caranya adalah menggunakan Google Analytic Saat situs web sudah dibuat.

Membeli domain lama memang berharap untuk mendapatkan DA dan PA yang tinggi. Dengan keduanya, kita mudah meraih rangking atas di Google.

Tetapi, membeli domain aged atau bersejarah bisa nerepotkan. Jika kita tidak meneliti dengan baik, maka nama domain kita sustru akan menhjadi kurrang baik bagi Google.

Kesimpulan.

  1. Nama domain ekspired bagus untuk membuat situs web.

  2. Pemburu nama aged tidak terlalu perlu memikirkan kesesuaian nama domain dengan bisnis yang ada.

  3. Tips, kita gunakan nama domain dengan PA dan DA yang tinggi.

Inilah sedikit panduan tentang cara mencari aged domain. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa.

Please rate this

Share this
26 Sep

Bagaimana Cara Membeli Nama Domain yang Sudah Diambil / Dibeli Orang

Bagaimana Cara Membeli Nama Domain yang Sudah Diambil / Dibeli Orang?

Memilih nama domain yang tepat untuk bisnis kita memang merupakan faktor penting. Nama domain kita harus menarik supaya mudah diingat serta mampu membangun merk kita.

Tetapi, di tahun 2018 ini nama domain yang kita incar pastinya 99% sudah diambil orang lain. Kemudian, apakan kita harus menggunakan nama domain dengan ekstensi “aneh” seperti .biz, .xyz atau bahkan .tv?

Memiliki nama domain ideal itu memang lebih bagus untuk bisnis kita. Tetapi, bagaimana mendapatkan nama domain yang sudah dibeli orang?

Ada nama domain yang dibeli tanpa website. Tujuannya memang hanya untuk mendapatkan keuntungan atas nama domain itu saja jika dijual kembali.

Jika Anda mencoba membelinya, harganya memang lebih tinggi daripada harga nama domain biasa. Tetapi kalau itu pilihannya, mari kita beli. Tetapi yang harus diingat adalah, kita hanya bisa membeli domain yang expired atau kadaluarsa saja. Kemudian, kita juga hanya disa membeli domain aftermarket yang memang dilelang untuk dijual.

Membeli melalui broker domain atau situs lelang

Membeli domain melalui broker domain atau situs lelang lebih menguntungkan. Kita bisa benar – benar repot melacak pembeli domain yang kita minati itu.

Mengetest indeks Domain yang kita incar di Google.

Yang pertama, kita test domain yang kita incar tadi.

Jangan sampai domain yang kita incar sudah masuk ke daftar hitam Google.

Caranya adalah mengetik seperti ini “site:namadomain.com”. Jika masih ada alamat domain tadi, maka domain tadi masih terindeks di Google.

Disini kita bisa melihat nama website www.insurforu.com masih ada di hasil pencarian Google.

Tetapi, untuk yang tampilannya seperti dibawah, sudah tidak bisa lagi dibeli.

Yang diatas ini, nama domain lama sudah tidak terlihat sama sekali di indeks Google. Jadi jika domain ini kita pakai, pasti situs kita juga tidak pernah masuk ke Google.

Yang diatas ini alamat ww3.home-02.com bukanlah alamat website aslinya. Alamat web yg benar adalah: www.home-02.com. Jadi situs ini juga sudah kena banned juga oleh Google.

Mengecek untuk apa nama domain aftermarket tadi digunakan pada masa lalu.

Gunakan Wayback Machine (archive.org). Wayback Machine akan menunjukkan capture screenshoot website bersangkutan pada masa lalu.

Mengecek bagaimana nama domain tadi berpindah tangan dimasa lalu.

Kita bisa menggunakan UpName.com. 

Mengecek nilai nama domain.

Kita bisa menggunakan Namebio.com. Dengan namebio, kita bisa menelusuri sejarah harga domain incaran kita dari waktu kewaktu.

beberapa nama broker domain diantaranya adalah:

  • sedo.com
  • namejet.com
  • aftermarket.com
  • auction.godaddy.com
  • domainnamesales.com

Escrow.com menawarkan domain yang dijual lewat mereka. Kita membayar escrow dan escrow membayar penjual domain kita.

JustDropped.com bisa digunakan untuk meriset nama domain yang akan kadaluarsa (expire) dalam 24 jam, 7 hari, 30 hari hingga 60 hari.

SnapNames.com membantu kita mendaftarkan domain expire untuk kita. Jika dua orang atau lebih berusaha mendapatkan nama domain tadi, maka SnapNames.com akan mengadakan lelang.

Sedo.com sendiri menjual domain lebih dari 3500 domain sebulan dengan total transaksi sekitar 6 juta USD.

Anda ingin tahu beberapa nama domain yang harganya paling mahal? ini ada sedikit daftarnyaa;

  • Insure.com – $16 juta di tahun 2009
  • Fund.com – $10 juta di tahun 2008
  • Business.com – $7.5 juta di tahun 1999
  • HolidaInn.com – $3 juta di tahun 1995

Memiliki nama domain yang unik memang menguntungkan dari sisi bisnis. Nama domain seperti Yahoo.com atau Google.com jelas sulit ditandingi.

Nama domain semacam itu sangat khas dan hampir pasti tidak akan dilupakan orang.

Untuk dunia internet, bisa saja kita mencoba mendapatkan nama domain yang keren seperti itu. Tetapi, tentunya harganya juga lumayan mahal. Salam!

5/5 (1)

Please rate this

Share this

© 2019 Lawang Techno Jasa Pembuatan Website . All rights reserved.

Call Now
Whatsapp CS1