13 Oct

Panduan Memilih Web Server yang Tepat

Memilih komputer untuk server biasanya harus berspesifikasi tinggi. Terutama untuk processor dan RAM yang digunakan.

Oke, inilah spesifikasi komputer web server

CPU

Kita biasanya memulai belanja komputer berdasarkan platform dasarnya terlebih dahulu. Biasanya sih, orang memilih Intel.

Ini bukan promosi, tetapi Intel memang lebih cepat dalam baca – tulis. Untuk Jenis servernya, biasanya menggunakan intel i5 minimal atau i7. Tetapi, versi Intel XEON yang memang dirancang untuk server memiliki kecepatan yang lebih besar lagi. Kini, Intel Xeon bahkan tersedia dalam bentuk processor berinti 16 yang tentunya sangat cepat.

RAM

RAM atau dikenal sebagai memori sangat menentukan kecepatan sebuah server. Semakin besar RAM, semakin banyak proses yang bisa dilakukan processor setiap waktunya. Kita biasanya bisa memilih server VPS dengan RAM atau processor tertentu. Untuk server shared, sayangnya spesifikasi komputer yang kita sewa tidak ketahuan.

Untuk paket dedicated server, besar RAM jelas menentukan performa kita.

Saya pernah memiliki teman dengan situs website bertrafik hingga 6 juta orang setiap bulan.

Dia memiliki dedicated server untuk 1 situsnya yang paling besar.

Sayangnya saat itu operating systsem (OS) untuk server yang ada hanya 32 bit. Hal ini membatasi kapasitas RAM maksimal hanya 4 GB saja.

Untuk processornya, saat itu hanya ada single core 3.4 GHZ Intel pentium 4.

Dan, jumlah pengunjung 6 juta perbulan ini adalah jumlah maksimal yang bisa diterima servernya. Sebelum akhirnya situs ini mati karena server sering crash.

Untuk websitenya, saat itu kontennya hanya tulisan saja. Kalau ada gambar, paling banyak hanya 2 buah dan ukurannya kecil.

Sekarang, jumlan core processor server telah mencapai 16. Dengan OS 64 bit, maka RAM yang bisa dipasang jauh lebih besar lagi.

Ibaratnya, server VPS sekarang bisa lebih cepat dari dedicated server di tahun itu.

Tetapi, akhirnya kita kembali lagi ke masalah bandwith.

Ini adalah sambungan internet kita yang akhirnya membatasi kecepatan juga.

Saat itu, rekan ini menggunakan bandwith internet yang fleksibel. Ia membayar sesuai bandwith yang digunakan. Dan, ditagih pada akhir bulan.

Tetapi hardwarenya jauh lebih terbatas dibanding bandwith internet servernya.

Jika bisa memilih server VPS, silahkan memilih yang RAM nya minimal 24 GB. RAM sebesar ini biasanya sudah sangat cukup untuk semua website “anggota” server VPS tersebut.

Sebenarnya, dengan gambaran seperti website teman tersebut, maka penggunaan server modern secara umum kapasitasnya sangat besar.

Yang jelas, membuat website dikunjungi lebih dari 10.000 orang sehari saja sudah kerja keras. Untuk website berpengunjung lebih dari 500.000 untuk 1 website, kami terus terang belum pernah berhasil membuatnya.

Penyimpanan / Storage

Untuk storage, kita bisa memilih harddisk biasa atau SSD. Penyimpanan SSD jelas jauh lebih cepat dan tahan lama.

Bukan bermaksud menakut – nakuti, tetapi pernah ada kejadian teman lain yang hardisk servernya rusak. Saat itu dia jarang membackupnya. Hasilnya ya banyak data yang hilang. Situsnya bisa online lagi, tetapi kehilangan data. Dan, kehilangan rangking Google juga untuk beberapa waktu.

Hardisk SSD secara umum lebih cepat dan tahan lama. Tetapi, kendalanya mungkin soal harga.

  • Gambaran untuk keperluan storage:

Sebagai gambaran, saya pernah memiliki situs dengan 1600 artikel. 1 artikel memiliki rata – rata 5 gambar berukuran sedang. (600 hingga 800 pixel).

Saat backup, ukuran datanya sekitar 3,2 GB.

Saya menggunakan WordPress dan software cPanel standar. Theme yang tersimpan ada 5. Termasuk theme standar wordpress. Plugin ada 4.

Jika situs Anda adalah situs wisata atau situs artitektur, pastilah boros gambar. Jika Anda ingin memajang gambar high resolution, pasti lebih boros lagi.

Jumlah artikel 1600 ini sebenarnya tidak banyak.

JIka kita menulis 2 artikel saja sehari, maka kurang dari 2,5 tahun jumlah artikel kita sudah melampaui 1600.

Berapa jumlah storage atau penyimpanan yang kita butuhkan?

Semua tergantung keperluan kita tentunya.

Jika hanya untuk artikel saja, ukuran 3 GB tadi bisa tembus 8000 artikel.

Cloud Server

Cloud Server ini adalah model server yang  berbeda dibandingkan server VPS atau dedicated. Data kita dibackup di banyak server sehingga kasus server down menjadi jarang terjadi.

Jadi, lebih bagus ya?

Memang lebih bagus dari server biasa. Tetapi, harganya juga beda lumayan jauh.

Ini pengertian cloud server dan CDN.

Jika memang ingin menggunakannya, silahkan mencobanya. Kami juga memiliki tutorial seting wordpress di server cloud. Khusunya di Digital Ocean.

Kesimpulan

Secara umum, hosting dan servernya saat ini sudah sangat powerful secara hardware. Kita membutuhkan bandwith yang cepat untuk server kita. Dan, bandwith yang banyak supaya pengunjung bisa banyak juga.

Untuk penyedia server hosting yang baik, layanan shared hosting mereka sebenarnya sudah cukup kencang.

Shared hosting masih bisa diajak melayani 3000 hingga 9000 pengunjung sehari. Tentunya tergantung hosting yang kita pilih dan jenis situs.

Untuk situs wisata dengan banyak gambar, silahkan di host di server yang kapasitasnya besar.

Untuk rekomendasi, kami merekomendasikan merapihosting.com sebagai jasa server hosting yang tergolong murah dan handal.

Untuk server luar, Goodaddy, bluehost dan Amazon merupakan 3 diantara penyedia server yang sangat baik.

Please rate this



Share this

Leave a reply