27 Sep

Panduan Bagaimana Cara Memasang WordPress di USB Drive dengan Xampp

Jasa Pembuatan Website, Jasa Pembuatan Toko Online & Jasa SEO Telp/SMS/WA : 081-804-1010 72 BBM PIN : L4W4NG

Melayani Seluruh Wilayah Indonesia, Data Data Dikirim via eMail / WA

Panduan Bagaimana Cara Memasang WordPress di USB Stick dengan Xampp

Kita mungkin pernah berfikir untuk menggunakan WordPress tidak hanya di PC kita saja. Mungkin seperti saya dulu yang mengenal WordPress sejak belum punya laptop. Mungkin ada kalanya kita punya keperluan mengedit WordPress kita saat berada di tempat lain dengan komputer yang ada disana.

Tentunya akan merepotkan orang lain jika kita harus menginstall paket lengkap WordPress tadi di komputer milik orang misalnya. Kemudian, semua perubahan juga sulit kita bawa kemana – mana.

Akhirnya, kita ingin bisa membawa WordPress serta mengedit serta menyimpannya pada tempat yang mudah kita jangkau.

Untuk menginstal WordPress di USB stick, kita memerlukan Xampp Lite. Versi Lite atau portabel ini adalah versi yang bisa dijalankan di USB secara stand alone.

bagaimana cara install wordpress di usb drive stick (1)

Setelah didownload, kita perlu menginstall file Xampp tadi. Kita pilih lokasi instalasinya di USB stick kita.

Kita tidak usah membuat folder sendiri. Xampp akan membuat folder instalasi sendiri nantinya.

Setelah selesai instalasi, kita jalankan Xampp dengan membuka folder xampp.

Kita klik Xampp Control Center dan mendapatkan halaman seperti ini.

bagaimana cara install wordpress di usb drive stick (3)

Pada halaman ini juga kita aktifkan Apache serta MySQL dengan meng-klik tombol start masing – masing.

Biasanya, jendela pop up Windows Firewall  muncul. Ijinkan akses untuk Xampp dan software lainnya tadi.

Jika tampilannya adalah seperti ini, maka kita telah berhasil menginstal Xampp.

bagaimana cara install wordpress di usb drive stick (4)

Panduan cara menginstal WordPress di USB Stick.

Memasang WordPress di USB stick sebenarnya mirip dengan instalasi WordPress di komputer kita.

Kita masuk ke USB kita. Kunjungi folder Xampp. Kunjungi folder htdocs. Ini adalah folder yang akan menjadi situs kita. Ya, seperti folder public_html di server internet dengan cPanel.

Nama folder untuk situs bisa kita beri nama sendiri. Misalnya web 1.

  • Membuat database.

Cara membuat database di localhost yaitu dengan mengetikkan: http: // localhost / phpmyadmin. Di Xampp kita sudah ada software MySQL didalamnya.

Software ini akan menghasilkan tampilan seperti ini saat dipanggil.

bagaimana cara install konfigurasi wordpress di usb drive stick (1)

Kita beri nama database ini kemudian kita klik  tombol “Create.”

Kita kemudian memasang WordPressnya.

  • Proses / cara instalasi WordPress di USB drive / stick.

Kita perlu mendownload WordPress dengan mengunjungi WordPress.org. Download wordpressnya dan unzip atau ekstrak wordpress.

Kita copy folder WordPress seluruhnya ke folder htdocs di USB stick kita tadi.

  • Konfigurasi WordPress.

Kemudian, kita ketikkan : http://localhost/web 1 di browser kita.

WordPress akan terbuka disini, tetapi konfigurasinya belum ada. Jadi, tampilannya adalah seperti ini:

bagaimana cara install konfigurasi wordpress di usb drive stick (1)

Pada layar berikutnya, nama database harus kita buat sama dengan yang kita buat tadi.

bagaimana cara install konfigurasi wordpress di usb drive stick (2)

Username harus root dan kemudian klik submit. 

Jika nama database kita sama dengan yang kita buat di PHPMyAdmin, maka wordpress akan terhubung dengan database kita. Kita kemudian klik tombol Install. 

bagaimana cara install konfigurasi wordpress di usb drive stick (3)

Setelah itu, kita akan diminta memberi informasi nama situs, username serta password Admin kita.

Kesimpulan

Membuat situs wordpress di USB drive mudah unbtuk dilakukan. Kita perlu melakukannya hampir sama dengan menginstal di PC atau laptop kita.

Bedanya, kita perlu versi portabel atau lite dari Xampp untuk instalasinya.

Mengapa kita perlu menginstal WordPress di USB drive?

Bagi saya dahulu, ini adalah cara praktis untuk mengedit WordPress secara offline dan memiliki test website sebelum hasil edit saya pasang di situs live.

Tentunya, terkadang lite menemukan juga perbedaan antara hasil seting pada saat offline dengan saat live di server. Tetapi, setidaknya kita melakukannya di situs yang tidak live. Sedikit perbedaan tidak akan berdampak secara drastis kepada situs, SEO ataupun kenyamanan pengunjung.

5/5 (1)

Please rate this



Share this

Leave a reply