09 May

Jasa Pembuatan Website di Majalengka

Jasa Pembuatan Website, Jasa Pembuatan Toko Online & Jasa SEO Telp/SMS/WA : 081-804-1010 72 BBM PIN : L4W4NG

Melayani Seluruh Wilayah Indonesia, Data Data Dikirim via eMail / WA

Denis adalah seorang pemilik bimbel yang cukup sukses. Ia memulai bimbingan belajarnya sejak masih mahasiswa. Saat itu ia mengajar privat untuk anak SMP dan SMA di kotanya.

setiap selesai kuliah, jadwal Denis dipenuhi dengan jadwal mengajar. Ia mengajar antara 1 hingga 2 kali dalam sehari. Dalam seminggu, Denis mengajar sekitar 5 hingga 6 hari.

Selain mengajar, Denis juga senang menulis blog pribadi. Temanya, ya apalagi jika bukan tentang pelajaran sekolah untuk SMP dan SMA. Yah, terkadang, Denis juga mengupload kumpulan soal untuk SD juga.

Bertahun – tahun konsisten dengan kursus dan blognya, ternyata bisnis bimbel Denis menjadi besar. Ia jelas – jelas mencantumkan bimbingan belajar miliknya di Blog. Jadi, Denis memiliki siswa dalam jumlah lumayan. Sebagian siswa ini datang ikut les setelah mengunjungi blog milik Denis. Sebagian lagi, siswa datang ke bimbel milik Denis diantar orangtuanya yang barusaja mendownload kumpulan soal di blog Denis.

Saat masih mahasiswa saja, Denis sudah harus merekrut tenaga pengajar beberapa orang. Ini karena siswa yang mendaftar mencapai 45 orang. Sangat banyak dibandingkan tenaga pengajar yang hanya 6 orang. Itupun, yang 4 juga mahasiswa seperti Denis yang masih harus kuliah. Denis mengaku bahwa ia harus menolak sebagian siswa tersebut.

Ia juga harus menghapus promosi bimbel yang ada di blognya. Terkadang, saat jumlah siswa melampaui jumlah yang bisa diampu pengajar, promosi bimbel di blog ditutup. Meskipun begitu, mereka yang sudah terbiasa berkunjung di blog Denis untuk mencari soal dan panduan, masih menanyakan soal bimbel juga.

Akhirnya, setelah benar – benar lulus kuliah, Denis bertekad untuk lebih serius menangani bimbingan belajar. Ia mengubah ruang depan rumahnya menjadi beberapa kelas dan ruang resepsionis. Kemudian, ia menerima pendaftaran guru bimbel privat.

Guru bimbel privat ini dicari karena Denis merasa lebih mudah mengelolanya. Ia lebih suka menerima siswa privat karena tidak perlu menyediakan tempat untuk belajar. Tempat untuk bimbel dirumahnya tidak terlalu luas. Ia juga belum memiliki modal terlalu besar untuk menyewa ruang bimbel yang besar.

Bermodal iklan online dan offline, ia mendapatkan sekaligus siswa dan guru privat bimbelnya. Denis juga merombak blognya supaya tampak lebih profesional. Meskipun kontennya bagus, ia memerlukan sebuah web yang terlihat lebih serius.

Untuk iklan, Denis membuka lowongan melalui blog dan iklan baris surat kabar. Ia mengetahui bahwa pengunjung blognya mayoritas adalah para siswa dan orang tua. Jadi, karena jumlah guru dan juga pembimbing bimbel lain yang berkunjung di blognya relatif sedikit, Denis beriklan merekrut mereka di surat kabar.

Saat awal, Denis mesti membatasi jumlah siswa dan pengajar sambil mencari formula manajemen yang cocok. Tetapi, setelah berjalan 2 tahun, Denispun mulai berlari. Ia mencoba mendapatkan semua potensi dari web / blognya sebagai sarana berpromosi. Denis juga masih beriklan di surat kabar.

1 bulan berjalan, ternyata jumlah siswa dari kedua jenis promosi ini kurang lebih sama. Setelah 6 bulan, ternyata jumlah siswa terus meningkat.

Denis tahu bahwa promosi online dan offlinenya berhasil. Tetapi, ia juga ingin tahu bagaimana para siswanya tahu tentang bimbelnya. Denis iseng – iseng pernah bertanya kepada mereka.

Jawabannya adalah, ada siswa yang mendaftar karena diberitahu teman atau kenalan. Ada siswa yang mendaftar karena karena iklan di surat kabar. Ada juga siswa yang datang mmencari panduan dan soal di website akhirnya sebagian menjadi siswa Denis setelah berkunjung berkali – kali.

Tetapi, seperti yang diduga Denis sebelumnya, websitenya ternyata berperan sangat penting untuk “mengikat” para siswa dan orangtua mereka.

Para siswa, baik yang mendaftar online ataupun offline membuka web Denis untuk belajar lebih lanjut tentang pelajaran di bimbel.

Mereka minimal pernah menggunakan websitenya dan kembali lagi untuk menggunakannya. Keputusan Denis untuk merombak blognya tepat. Web ini kini menjadi sarana penting untuk berinteraksi dengan siwa dan para orangtua mereka.

Web desain baru dilengkapi sarana chat dan mengirimkan pesan. Denis sebenarnya berfikir untuk menggunakan web sebagai sarana konsultasi bagi siswa dengan tentor bimbel secara langsung. Masalah mendasarnya, bimbel ini ternyata masih tetap kekurangan SDM sehingga tentor masih sibuk mengajar. Mereka belum memiliki cukup waktu luang untuk menhidupkan fitur konsultasi langsung.

Meskipun begitu, Denis dan teamnya tetap optimis menatap kedepan. Bisnis ini adalah bisnis yang akan ada selama siswa sekolah ada. Mereka juga yakin website yang ada sangat berpotensi. Kini, semuanya tergantung kepada mereka sendiri untuk memanfaatkan semua potensi tersebut.

Bagi Anda pemilik bisnis, memiliki website sangat penting. Sekarang semua bidang sudah tersambung dengan internet. Besok tidak ada lagi yang tertinggal tidak menggunakan internet.

Website adalah sarana penting kehadiran kita di internet. Web memberikan kita fleksibilitas, independensi dan identitas bagi bisnis kita di internet.

Bagi Anda yang ingin mebangkap peluang bisnis di dunia maya, hubungi kami di 0818-0410-1072 sekarang juga!

Salam sukses!

5/5 (1)

Please rate this



Share this

Leave a reply