21 May

Ingin informasi Tentang Glimepiride dan Obat Lain? Yang Lengkap Ya di SehatQ Aja !

Glimepiride adalah obat yang terkenal untuk diabetes tipe 2. Obat ini memang harus dibeli dengan resep dokter. Karena, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk menggunakannya. Misalnya, obat ini tidak cocok untuk diabetes tipe 1.

Nah, sebenarnya, apa sih obat Glimepiride itu?

Pengertian apa itu obat Glimepiride

Obat ini termasuk dalam obat untuk diabetes. Tetapi, tipe non-insulin dependent ( type II ) Diabetes Melitus / NIDDM. Untuk pasien yang kadar gula darahnya tidak cukup dikontrol hanya dengan berolahraga atau diet saja. Obat ini termasuk ke tipe obat sulfonilurea.

Obat ini dipergunakan untuk merangsang pelepasan insulin yang berasal dari sel beta pankreas yang masih bekerja dan berfungsi. Penggunaan obat ini bisa dikombinasikan dengan obat anti diabetes lain. Tetapi, baik sebagai obat tunggal atau kombinasi, memerlukan petunjuk dan resep dokter dalam penggunaan.

Informasi obat di SehatQ

Sesuai informasi obat di situs SehatQ, obat ini memiliki dosis yang individual. Disesuaikan dengan masukan gula pada asupan makanan pasien. Juga disesuaikan dengan kegiatan olahraga yang dilakukan pasien.

informasi obat di SehatQKita bisa melihat informasi kesehatan di situs SehatQ dan juga aplikasi SehatQ. Informasi obat dan penyakit misalnya, disusun sesuai abjad mulai dari A hingga Z. Kita juga bisa mencari informasi obat dan juga penyakit di kolom pencarian.

Selain info tersebut, ada juga berbagai informasi tentang dokter, RS dan juga berbagai layanan kesehatan yang tersedia. Kita bisa berkonsultasi langsung dengan dokter. Bisa juga membeli produk kesehatan atau layanan kesehatan. Misal, vaksin untuk balita. Bisa juga melakukan booking untuk periksa dokter atau RS tertentu.

Yang mesti dicatat, informasi obat ini tidak lantas menggantikan konsultasi dengan dokter. Dokter dan juga tes laboratorium akan memberikan hasil penilaian yang bisa berbeda. Yang jelas, akan akurat jika penilaian dilakukan oleh ahlinya yang mengerti. Kita yang awam memang tidak semestinya mengambil keputusan mengobati diri sendiri jika merasakan sakit. Apalagi untuk orang dengan penyakit berat.

Baca Juga :   Artikel Kesehatan dan Tips Kesehatan Ter-Update untuk Keluarga

Untuk aplikasi dan situs SehatQ, adalah cara mudah mendapatkan berbagai produk dan layanan kesehatan. Tentu, dengan hanya membuka HP di tangan kita saja.

Penyebab Diabetes

Adanya gangguan dalam tubuh. Yaitu tubuh tidak bisa menggunakan glukosa darah ke dalam sel. Akibatnya, kandungan gula dalam darah menjadi meningkat.

Apakah diabetes melitus

Penyakit diabetes sendiri merupakan penyakit kronis atau jangka panjang. Penyakit ini tandanya adalah peningkatan kadar gula darah yang melampaui normal. Gula yang tidak bisa diubah menjadi energi. Gula ini, akan bisa merusak organ tubuh jika tidak dikendalikan. Karena itu, orang dengan penyakit diabetes akan rawan dengan komplikasi karena ada organ lain yang terganggu.

Ada 2 tipe diabetes yang biasa dikenal. Yaitu tipe 1 dan tipe 2.

 

  • Pengertian diabetes tipe 1

Adalah diabetes karena kemampuan pankreas dalam memproduksi insulin menurun. Turunnya insulin tentu membuat gula tidak dipergunakan sebagai energi untuk tubuh.

  • Pengertian penyakit diabetes tipe 2

Adalah diabetes karena tubuh tidak mampu menggunakan insulin secara efektif. Atau, produksi insulin kurang dibanding kadar gula darah yang ada.

Adanya glukosa darah yang tinggi, akan berakibat buruk bagi tubuh. Kadar glukosa tinggi bisa merusak pembuluh darah kecil di ginjal, mata, jantung hingga sistem syaraf. Hal ini mampu menimbulkan komplikasi.

Komplikasi ini, bisa menimbulkan kerusakan ginjal. Menimbulkan kerusakan syaraf, kerusakan retina mata, disfungsi seksual hingga penyakit jantung koroner. Bahkan, pada ibu hamil penderita diabetes, bayi yang dikandung bisa keguguran atau lahir mati.

Pencegahan diabetes

Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk mencegah penyakit diabetes melitus sesuai tipe diabetesnya. Yang biasa kita dapatkan dari profesional kesehatan adalah:

  • Pencegahan diabetes tipe 1

  1. Menjalani pengobatan saat anggota keluarga terkena diabetes. Pengobatan ini harus dilakukan secara intensif.
  2. Menjalani test DNA untuk melihat apakah ada gen yang membawa penyakit diabetes tipe 1.
  • Pencegahan penyakit diabetes tipe 2

  1. Mempertahankan berat badan ideal dengan pola makan yang baik dan berolahraga secara teratur.
  2. Mengkonsumsi buah serta sayur untuk mendapatkan serat yang tinggi.
  3. Mengurangi konsumsi gula. Baik pada makanan atau minuman.
  4. Banyak melakukan aktifitas fisik.
  5. Jangan duduk atau diam terlalu lama.
  6. Pola hidup sehat misalnya berhenti atau tidak merokok.
Baca Juga :   Selamat Tahun Baru Imlek 2015

Gejala diabetes

Ada beberapa gejala orang yang terkena penyakit diabetes

  1. Sering merasa haus.
  2. Sering buang air kecil.
  3. Berat badan turun tanpa sebab. Hal ini karena tubuh menggunakan sel untuk energi dan bukan menggunakan gula dalam darah sebagai sumber energi.
  4. Mudah merasa lemas dan capek.
  5. Pandangan kabur.
  6. Luka sulit kering dan sulit sembuh.
  7. Sering terjadi infeksi pada saluran kemih, kulit, vagina atau gusi.

Faktor resiko diabetes

Ada beberapa faktor yang membuat orang beresiko terkena diabetes. Karena itulah, jika ada faktor resiko pada seseorang, maka dia bisa lebih waspada dan menjaga diri lebih baik.

  • Faktor resiko diabetes tipe 1

  1. Riwayat penderita diabetes dalam keluarga. Ini adalah faktor resiko untuk diabetes tipe 1. Karena, tipe ini lebih rentan karena faktor genetik.
  2. Faktor geografi. Misalnya jika sinar matahari kurang dan kurang vitamin D, maka resiko terkena diabetes lebih besar karena kurang vitamin D memicu penyakit autoimun.
  3. Autoimun, adalah imun tubuh yang merusak jaringan tubuh sendiri. Termasuk, bisa merusak pankreas yang memproduksi insulin.
  4. Faktor usia. Misalnya usia anak antara 4 sd 14 tahun. Juga, pada usia lebih dari 47 tahun.
  5. Faktor resiko lain. Misal bayi yang meminum susu sapi pada usia yang terlalu dini. Meminum air dengan kandungan natrium nitrat, sereal serta gluten sebelum anak berusia 4 tahun. Anak yang lahir dari ibu penderita preeklamsia.
  6. Preeklamsia adalah kehamilan dengan tekanan darah tinggi dan kadar kandungan protein tinggi pada urine. Kemudian, faktor resiko juga ada pada bayi yang menderita penyakit kuning saat lahir.
  • Faktor resiko diabetes tipe 2

  1. Obesitas atau kelebihan berat badan.
  2. Lemak perut tinggi.
  3. Badan kurang aktif bergerak dan kurang aktif berolahraga.
  4. Ada riwayat keluarga terkena diabetes tipe 2.
  5. Karena ras tertentu. Misal, kulit hitan dan asia lebih beresiko menderita diabetes dari kulit putih.
  6. Usai lebih dari 45 tahun.
  7. Ada kondisi prediabetes. Yaitu kondisi kadar gula sudah tinggi dibanding kadar gula normal. Tetapi belum menjadi penyakit.
  8. Sindrom ovarium polikistik pada wanita. Yang ditandai dengan menstruasi yang tidak teratur, obesitas dan juga pertumbuhan rambut yang berlebihan.

Pengobatan diabetes

informasi obat Glimepiride di SehatQSetelah melakukan diagnosa, dan diketahui orang terkena diabetes. Dokter akan melakukan pengobatan.

  • Pengobatan diabetes tipe 1

  1. Menggunakan hormon tertentu dengan disuntikan.
  2. Menganjurkan pola hidup dan makan yang sehat.
  3. Merawat kaki serta memeriksakan kondisi mata untuk pencegahan adanya komplikasi.
  • Pengobatan diabetes tipe 2

  1. Menghindari makanan dengan kandungan lemak dan gula yang tinggi.
  2. Makan makanan yang berserat tinggi.
  3. Berolahraga dan diet teratur untuk menurunkan berat badan menjadi ideal.
  4. Menghindari rokok dan minuman beralkohol.
  5. Menjaga kesehatan kaki supaya tidak terluka dan memeriksakan kesehatan mata secara rutin.
Baca Juga :   Nutrisi Otak untuk Si Kecil Apa Saja Sih Yang Perlu Diketahui?

Inilah manfaat obat Glimepiride 2 mg. Yaitu untuk pengobatan diabetes tipe 2. Obat ini harus dipergunakan dengan resep dokter dan tidak diperjual belikan secara bebas. Jika Anda ingin informasi kesehatan terkini dan akurat, silahkan berkunjung ke situs SehatQ. Semoga bermanfaat dan salam sehat serta sukses luar biasa !.

Leave a reply