10 Oct

Bagaimana Cara Menurunkan Angka Cart Toko Online yang Ditinggalkan

Jasa Pembuatan Website, Jasa Pembuatan Toko Online & Jasa SEO Telp/SMS/WA : 081-804-1010 72 BBM PIN : L4W4NG

Melayani Seluruh Wilayah Indonesia, Data Data Dikirim via eMail / WA

Adalah hal penting untuk mengetahui tentang cara menurunkan angka cart yang ditinggalkan pada toko online kita. Kenyataannya, ada sekitar 60% hingga 80% cart di toko online yang ditinggalkan.

Sekarang, untuk menurunkan angka tersebut kita harus mengetahui alasan calon pembeli meninggalkan keranjang belanja kita.

Agak berbeda dibanding membeli di supermarket, maka membeli online memungkinkan konsumen untuk meninggalkan keranjang belanjaan dengan mudah.

Kalau di supermarket, maka biasanya barang yang sudah masuk ke keranjang belanja benar – benar akan dibeli.

Sekarang, alasan konsumen meninggalkan keranjang belanja mereka.

Berdasar riset di Amerika tahun 2014 ada beberapa alasan utama cart atau keranjang belanja sebuah toko online ditinggalkan. Atau tidak jadi membeli.

Mayoritas alasan konsumen tidak jadi belanja online adalah:

  • Biaya pengiriman terlalu mahal, melampaui harapan awal. Alasan ini digunakan oleh 50% pembeli.

  • Membandingkan biaya pengiriman dan biaya total dengan situs lainnya. Ini adalah alasan dari 57% konsumen.

  • Belum siap membeli sekarang. Disimpan untuk pembelian nanti  (55%).

  • Nilai order belum bisa mendapatkan free ongkir  (50%).

  • Biaya pengiriman baru dimasukkan saat terakhir memesan  (37%).

  • Waktu pengiriman yang terlalu lama  (28%).

  • Cara pembayaran yang dipilih konsumen tidak ada disana. Cara pembayaran tidak bisa diterima  (25%).

Ini adalah alasan dari pembeli online Amerika. Untuk pembeli Indonesia mungkin alasannya bisa bertambah:

Penjual online berasal dari luar kota / Lebih merasa aman dengan COD.

Tetapi, asumsi diatas tidak berdasarkan data yang valid. Kita belum memiliki study khusus tentang hal seperti ini.

Tetapi, setidaknya inilah alasan mengapa orang tidak jadi membeli di toko online. Secara total, jumlah 60 hingga 80% tadi sangat besar.

Jika kita berniat mengurangi angka tersebut, kita bisa membuat beberapa perbaikan.

Andaikata, asumsi soal lokasi benar, maka gunakan alamat asli dan Google Map. Menurut pengalaman kami, alamat, nomer telepon akurat serta peta Google Map membuat konsumen lebih percaya dengan penawaran kita.

Untuk faktor lainnya, kami memiliki solusinya:

Teknik cara mengurangi pembatalan belanja online.

  • Buat cart kita mudah terlihat

Amazon memiliki cart yang bersih dan mudah dilihat.

Untuk theme WooCommerce, kita perlu memastikan cart kita ada. Jika tidak, kita install sendiri plugin WooCommerce Menu cart.

Disisni, kita pilih menu navigasi dimana ikon cart kita akan ditampilkan.

cara menurunkan angka cart atau keranjang belanja yang ditinggalkan

  • Hindari biaya tidak terduga

Biaya pengiriman ternyata merupakan faktor yang pengaruhnya kuat atas keputusan membatalkan pembelian.

Bahkan sebagian orang cenderung mencoba beberapa jasa untuk mendapatkan yang termurah.

Solusinya, gunakan plugin untuk menghitung biaya pengiriman dengan berbagai jasa pengiriman.

  • Jangan memaksa konsumen untuk membuat akun dan login sebelum berbelanja.

Kita bisa meminta dia meninggalkan nomer telepon (WA) saja.

  • Buat situs kita cepat.

Meskipun tidak ada di daftar alasan untuk meninggalkan keranjang belanja, kita tetap harus membuat situs kita cepat.

Jika situs kita lambat, maka pembeli bahkan akan meninggalkan situs kita sama sekali.

Jika ingin mengetahui caranya: silahkan membaca tentang cara mempercepat situs wordpress.

  • Tawarkan cara pembayaran berbeda.

Minimal, tawarkan cara transfer ke rekening bank yang berbeda. Sebaiknya, setidaknya, kita memiliki 2 rekening bank yang sering digunakan. Yang bagus, kita memiliki 4 rekening bank terkenal (BCA, Mandiri, BNI dan BRI) untuk menerima pembayaran di bisnis kita.

Gunakan teknik “barang langka” dan urgensi.

Teknik ini sudah diterapkan sejak jaman dahulu. Stok sedikit atau harga naik minggu depan. Keduanya merupakan faktor yang meyakinkan untuk segera membeli.

Untuk guest house, kita bisa menawarkan sebagai berikut: peak season, dibooking 3 kali dalam 1 minggu.

  • Membuat live chat.

Pembeli harus mudah menghubungi kita. Jika tidak menggunakan live chat di website, silahkan menggunakan tombol WA atau BBM yang langsung klik untuk chatting.

Dan, jika nkita sudah membuat tombol semacam ini, mohon untuk merespon pembeli dengan cepat juga.

  • Membuat halaman FAQ (Frequantly Asked Questions / Hal yang paling sering ditanyakan).

Halaman ini bisa menjadi panduan bagi pelanggan kita. Disana bisa kita cantumkan cara pemesanan, konfirmasi dan sebagainya.

Pembatalan pembelian adalah hal yang sangat biasa dialami oleh para pedangan online. Jika membeli di toko, maka akan jarang ada pembatalan. Tetapi, di dunia online akan sering terjadi.

Beberapa cara diatas menawarkan solusi untuk menghindari pembatalan tersebut. Semoga bermanfaat.

Please rate this



Share this

Leave a reply