11 Oct

Bagaimana Bertahan di Masa Awal Bisnis Online

Jasa Pembuatan Website, Jasa Pembuatan Toko Online & Jasa SEO Telp/SMS/WA : 081-804-1010 72 BBM PIN : L4W4NG

Melayani Seluruh Wilayah Indonesia, Data Data Dikirim via eMail / WA

Bekerja secara freelance mungkin menjadi harapan beberapa orang. Bisa bekerja bebas dengan waktu dan tempat yang fleksibel. Dan, tetap menghasilkan uang seperti orang yang lain.

Bisakah?

Ada syaratnya tentunya.

Kali ini, ada tips tentang syarat – syarat tersebut selain tips teknis yang biasa ditulis di sini.

Yang utama jelas kita butuh fokus yang besar untuk berhasil. Bekerja freelance bukan tanpa target dan deadline. Jika tanpa tujuan, hasil yang kita harapkan jelas tidak akan tercapai.

Tantangan utama bagi freelancer adalah membuka pasar untuk bisnisnya. Kita perlu bekerja keras untuk membuka pasar bagi bisnis baru kita.

Menggunakan website untuk pemasaran bisnis kita memang tepat, Jangkauan website yang jauh memudahkan kita untuk menjual melampaui batasan geografis kita.

Kemudian, tantangan selanjutnya adalah menangani masalah finansial saat bisnis baru dibuka. Ini adalah masa dimana bisnis kita masih belum terlalu menguntungkan namun pasti meminta biaya.

Tetapi, tentunya ada hal – hal yang bisa kita lakukan supaya lebih cepat tumbuh. Dengan action dan strategi yang lebih baik, kita bisa berharap memperoleh hasil yang kita harapkan.

Untuk marketing bisnis dengan website, Anda bisa menggunakan iklan Adwords untuk menjual produk dan jasa Anda. Kami siap membantu iklan Anda secara online ini.

Untuk hal lainnya, adalah masalah keuangan.

  • Menentukan harga.

Ada freelancer terutama yang baru tidak tahu berapa harga yang harus dipatok atas jasanya.

Yang paling biasa adalah mematok nharga yang terlalu murah. Alasannya sangat standar, supaya pembelian menjadi banyak.

Yang benar, kita perlu mempertimbangkan penghasilan yang akan kita terima. Apakah minimal sama dengan penghasilan saat terakhir bekerja di kantor.

Kemudian, sesuaikan lagi dengan biaya yang pasti naik karena inflasi.

Kemudian, tambahkan biaya bisnis kita. Mungkin termasuk pajak.

Jika kita bisa mendapat lebih, tentu lebih baik. Tetapi minimal itu adalah target penghasilan kita.

Misal, kita mematok angka 5 juta perbulan sama dengan gaji terakhir kita.

Sekarang, hitung jam kerja kita.

Berapa jam seminggu kita bisa bekerja. Ini adalah angka yang realistis saja. Ini adalah jadwal yang masuk akal untuk kita laksanakan.

Dapatkan angkanya dan kalikan dengan 0,8.

Kita akan mendapatkan waktu 1 hari dalam seminggu saat bekerja tapi tanpa bayaran. Waktu ini penting untuk membangun keahlian atau lainnya.

Tetapi, jika ternyata bidang baru kita perlu pembelajaran yang serius, kita kalikan waktu tadi dengan 0,6.

Setelah kita hitung, maka kita akan mendapatkan waktu kerja setiap minggu. Dan, berapa nilai tarif pekerjaan kita.

Hitung berapa jumlah liburan setiap tahun yang akan kita ambil. Jika niat kita adalah seperti niat beberapa milllenial untuk meningkatkan kualitas hidup, maka angka liburan ini bisa tinggi. Katakan 4 minggu.

Jika kita berniat untuk bekerja jauh lebih keras di tahun pertama, kita ambil liburan 2 minggu.

Ini adalah liburan diluar jadwal libur nasional.

Kurangi minggu kerja kita dalam 1 tahun dengan semua liburan tadi.

52 minggu dikurangi 4 = 48 minggu.

Misal, jika kita berniat bekerja 8 jam sehari selama 6 hari, maka kita mendapatkan angka: 48 jam seminggu.

hasilnya 48 X 0,8 X 48 = 1.843 jam.

Sekarang, kita mendapat angka jam kerja per tahun.

Jika penghasilan kita kemarin Rp. 5 juta perbulan, maka jumlahnya menjadi 60 juta setahun.

Jika kita bagi 1.843 jam akan menjadi 33,4 ribu perjam atau sekitar 260 ribu per hari.

Ini adalah angka minimal. Jika kita tidak bisa bekerja secara penuh untuk memenuhi target tersebut, maka kita tidak bisa memenuhi target kita.

Jadi, kita kalikan angka tadi dengan 1,5.

Jika kita berpengalaman, kita bisa mematok harga lebih tinggi dibanding mereka yang baru mulai.

Harga atas jasa kita sebenarnya tergantung pasar dan juga keahlian kita.

Berapa harga untuk kursus bahasa Inggris?

Ada yang mematok hanya 30.000 Rupiah per jam. Tetapi, ada juga yang mematok harga lebih dari RP 200.000 – per jam.

Semua sebenarnya juga berkaitan dengan keahlian kita.

  • Identifikasi biaya kita.

Biasanya, seorang pebisnis pemula lupa berapa biaya yang diperlukan. Saat kita bekerja untuk kantor, ada peralatan dan biaya yang dibayar oleh kantor kita. Sekarang, semua menjadi biaya kita sendiri.

Jika semua biaya sudah kita pertimbangkan, tambahkanlah 10% dan tambahkan semua ke biaya awal kita.

  • Membuat catatan keuangan.

Untuk bisnis online yang sudah memiliki NPWP, selalu gunakan catatan keuangan yang baik. Minimal, kita selalu mencatat dan menyimpan:

  • Invoice

  • Kuitansi

  • Catatan tagihan dan pembayaran pajak

Buat semua catatan dengan format yang sesuai laporan keuangan standar. Minimal bisa dimengerti orang lain.

  • Membuat akun bank terpisah.

Sangat disarankan untuk memisahkan akun bank bisnis dengan akun pribadi. Kita harus mampu melihat pembayaran yang berupa transfer ke rekening kita dengan lebih akurat.

Menggunakan tools akuntasi dan invoice.

Meskipun kecil, sebaiknya usaha kita kita perlakukan secara profesional. Kita bisa melacak pengeluaran secara lebih mudah dan juga melihat keuntungan kita.

  • Bersiap untuk musin kemarau.

Afa waktunya order yang datang tidak maksimal. Ada waktunya juga klien terlambat membayar. Jadi, ada beberapa tips untuk melalui masa – masa ini.

  • Meminta biaya 40% sd 50% dimuka saat memulai pekerjaan. 

Kita harus meng-cover pengeluaran kita didepan. Yang jelas, kita tidak bisa bertahan hidup jika tidak mendapat bayaran.

  • Jika proyek berlangsung dalam beberapa bulan, gunakan pembayaran terjadwal.
  • Rencanakan pekerjaan supaya kita memiliki pekerjaan secara tetap. 
  • Miliki uang simpanan.

Rekomendasinya sekitar 3 bulan penghasilan kita.

  • Pisahkan uang pajak di akun lain.

Gunanya, kita tidak akan ribet ketika mencari uang untuk membayar.

Kesimpulan.

Kita tidak akan bekerja freelance sekedar untuk menghitung uang. Kita akan berbisnis dan berusaha menjual lebih banyak setiap hari.

Tetapi, bagaimanapun juga bekerja freelance adalah pekerjaan yang seharusnya sama seriusnya dengan pekerjaan kantor kita. Kita hanya mengganti penghasilan kita dari kantor dengan penghasilan dari pekerjaan freelance.

Jika kita tidak fokus, maka hasil yang kita harapkan tidak bisa tercapai. Salam sukses!

Please rate this



Share this

Leave a reply