17 Jan

Tutorial Bagaimana Migrasi Website WordPress

Jasa Pembuatan Website, Jasa Pembuatan Toko Online & Jasa SEO Telp/SMS/WA : 081-804-1010 72 BBM PIN : L4W4NG

Melayani Seluruh Wilayah Indonesia, Data Data Dikirim via eMail / WA

Tutorial Bagaimana Migrasi Website WordPress

 

Panduan migrasi website wordpress ini ditulis bagi anda yang ingin memindahkan website wordpress anda ke hosting yang baru. Apapun alasannya, anda ingin seluruh website pindah dan migrasi ini tidak mengganggu trafic website anda.

Untuk melakukan migrasi, cara yang anda lakukan sebenarnya tergolong mudah, namun lumayan banyak. Tambahan, jika website anda besar, jika terdapat error akan membuat proses semakin panjang.

Untuk tidak menggangu trafic website kita, jangan hapus apapun di server lama hingga proses pointing domain ke server baru selesai. Sampai website di server baru aktif. Ini untuk memastikan website kita tetap terlihat dan bisa diakses selama mungkin selama proses berjalan.

Jika anda tidak yakin melakukannya sendiri, hosting di luar negeri banyak yang menawarkan jasa seperti ini sebagai bagian dari layanan pembelian hosting. Namun, jika anda merasa perlu mampu untuk melakukannya sendiri, langkah-langkah yang kami berikan berikut semoga bisa membantu anda.

  1. Back Up File Anda

Langkah pertama kali yang perlu dilakukan adalah back-up file wordpress anda. Ini bisa dilakukan dengan cara yang mudah atau belajar untuk melakukannya lebih manual.

  • Yang mudah, anda tinggal memakai plugin wordpress untuk back-up data. Banyak plugin wordpress yang baik untuk keperluan ini dan banyak yang tersedia gratis dengan kualitas yang baik.
  • Yang lebih manual, jika anda ingin memahami langkah yang ada secara lebih mendalam.

Anda perlu meng-copy semua file di direktori wordpress anda ke sebuah folder di komputer anda. Anda bisa menggunakan FileZilla untuk keperluan tersebut.

File yang perlu di-copy termasuk juga file .htaccess yang di set hidden. Jika anda kesulitan melihat file ini, maka dari pilihan menu à pilih server à pilih Force showing hidden file. Dengan cara ini file apapun diharapkan bisa terlihat.

  1. Eksport Database file Anda

Eksport database ini mudah dilakukan. Login ke Cpanel à pilih PHPmyadmin dan pilih database yng ada wordpress anda. Lalu pilih export seperti gambar berikut.

Bagian ini tidak perlu diseting, jadi setelan defaultnya yang “Quick export” dan “SQL format” sudah memenuhi syarat. Klik Go dan file yang diekspor akan didownload ke komputer anda.

Untuk proses download ini tergantung sambungan internet anda, semakin lambat ya, harus semakin sabar saja. Juga, ukuran database anda akan sangat menentukan kecepatan download.

  1. Membuat Database WordPress Anda di Hosting baru

Sebelum memindahkan website ke rumah baru, kita perlu membuat database baru, caranya:

  1. Login ke Cpanel hosting baru, Buka MySQL Database dan buat database baru dengan nama yang cocok.
  2. Buat SQL user baru dengan password
  3. Menambahkan user baru ini ke database dan berikanlah “All Previleges.”
  4. Mohon dicatat nama database ini dan passwordnya. Nama ini akan kita pergunakan untuk mengedit nama database di file wordpress kita

Kembali ke folder wordpress di komputer kita, kita perlu mencari file “wp-config.php” di komputer kita. Kemudian kita copy file tersebut, dan tempatkan file copy ke folder baru di komputer. Isi file ini akan kita pergunakan lagi nantinya jika ada kesalahan.

Jika sudah, kita kembali ke file “wp-config.php” asli dan mengganti beberapa isinya. File ini mengontrol akses antara wordpress dan database kita.

  1. Mengganti nama database:

Cari baris dengan tulisan seperti ini:

define(‘DB_NAME’, ‘db_name’);

bagian “db_name” disini telah diset sesuai nama database yang ada di hosting lama, jadi perlu kita ganti dengan nama baru yang baru saja kita buat tadi.

  1. Mengganti username

define(‘DB_USER’, ‘db_user’);

Seperti langkah diatas, ganti juga “db_user” yang berisi nama user lama menjadi nama baru yang baru saja kita buat.

  1. Anda bisa menebak, ya, tentu saja mengganti password

Kita perlu mencari baris yang seperti ini:

define(‘DB_PASSWORD’, ‘db_pass’);

Dan seperti yang anda sudah tebak juga, kita akan mengganti “db_pass” yang berupa password lama menjadi password baru.

  1. Jangan lupa Save file anda.
  2. Mengimport Database

Untuk mengimport database, di Cpanel kita buka PHPMyadmin di hosting baru kita.

Pilih nama database yang baru kita buat.

  1. Di bawah tulisan File To Import, ada tombol Choose File.
  2. Pilih file SQL yang baru saja kita export tadi, Untuk tanda partial Import, jika dicheck, maka harus di uncheck.
  3. Pastikan bahwa Format sudah di set untuk SQL, kemudian klik Go.
  4. Kita tunggu saja karena kecepatan upload ini tergantung ukuran database kita. Untuk yang punya file berukuran Gigabyte, maka boleh ditunggu sambil makan atau minum kopi.
  5. Jika sudah selesai, maka kita akan mendapatkan pesan.
  6. Upload File WordPress Anda di Hosting yang Baru

Anda perlu mengupload file wordpress yang anda unduh di komputer anda di hosting yang baru melalui FTP FileZilla juga.

Arahkan file upload ke public_html jika wordpress ini cuma satu-satunya yang terinstal di hosting lama.

Silahkan anda tunggu hingga selesai dan jangan menghapus file lama di komputer terlebih dahulu. File ini akan kita pakai nanti jika terjadi sesuatu.

 

  1. Pointing Domain ke Server yang Baru

Untuk proses ini, bisa memakan waktu hingga 2 hari. Proses yang diperlukan juga tergantung kepada penyedia domain kita. Jadi, kita lakukan saja proses yang diminta oleh penyedia domain.

Jadi, untuk diingat lagi, jangan menghapus apapun di server lama. Selama domain kita masih mengarah ke server lama, website kita masih aktif. Kita hapus saja data kita di server lama setelah domain mengarah ke server yang baru.

Untuk melakukan migrasi suatu website wordpress, langkah-langkah yang kita perlukan tidak terlalu sulit. Namun yang penting adalah ketelitian dan kehati-hatian supaya File WordPress lama kita bisa terangkut semua ke server baru. Bagi anda yang merasa perlu untuk bisa melakukan migrasi website wordpress, silahkan mencoba tutorial ini.

Please rate this



Share this

Leave a reply