16 May

Apakah yang Disebut Sebagai Jaringan 5G?

Jasa Pembuatan Website, Jasa Pembuatan Toko Online & Jasa SEO Telp/SMS/WA : 081-804-1010 72 BBM PIN : L4W4NG

Melayani Seluruh Wilayah Indonesia, Data Data Dikirim via eMail / WA

5G adalah sambungan internet generasi ke lima yang jauh lebih kencang dan jauh lebih stabil daripada jarungan 4G.

Beberapa waktu yang lalu, diawal tahun 2018, standar untuk teknologi 5G ditetapkan.

Saat ini, kecuali industri, belum banyak yang mengetahui standar yang digunakan untuk teknologi 5G.

apakah teknologi 5G

Tetapi, ada beberapa hal utama yang kita bisa ketahui, diantaranya adalah:

Teknologi utama untuk 5G ini adalah penggunaan gelombang berukuran milimeter yang disediakan dalam frekuensi 26, 28, 38 dan 60 GHZ.  Performa kecepatannya mencapai hingga 20Gbps atau 20 Giga bit per detik.

Bit ya, bukan Byte. Jika ditulis 20 GBps maka menjadi 20 Giga Byte per second atau 8 X lebih cepat daripada 20 Gbps.

Jaringan 5G memiliki MIMO (Multiple Input Multiple Output – 64 – 256 antena) yang masif yang memungkinkan performa hingga 10 kali jaringan 4G.

Berdasarkan standar yang ada, kecepatan internet 5G secara teoretis bisa mencapai hingga 100 kali kecepatan internet 4G. Untuk kecepatan peak / puncak saat download.

kecepatan 20 Gbps memungkinkan kita mendownload film dalam beberapa detik saja.
Ini secara kemampuan sambungan internet. Tetapi, hardware kita tampaknya masih kurang mendukung kecepatan setinggi ini.

Penyimpanan di smartphone bahkan hardisk SSD di laptop terbaru kecepatannya belum setinggi ini.

Pada kecepatan sambungan puncak, akan ada hardware yang tidak mampu menyimpan hasil download secara langsung.

Jadi, kecepatan internet maksimal ini bisa “terhambat” performa perangkat lainnya.

Pernahkan Anda meng-copy film 1 giga dalam 3 detik dari satu hardisk eksternal ke komputer? pasti lebih lama kan?

Ini adalah salah satu yang kira – kira bisa “menghambat” kecepatan download film kita.

Meskipun begitu, tampaknya kita tidak akan menikmati kecepatan sebesar itu pada tahun – tahun awal 5G diluncurkan pada tahun 2020.

Kemudian, pada frekuensi “midband” dari 5G yang berada di frekuensi 3,5 hingga 4,2 GHZ, kecepatan koneksinya setara dengan kecepatan koneksi 4G LTE. Dengan asumsi ada tambahan antena MIMO tetapi bandwidth dan konfigurasi antenanya sama.

Korea akan menjadi salah satu yang pertama kali menerapkan teknologi ini pada tahun 2018. Mereka akan menggunakannya bersamaan dengan dibukanya olimpiade musim dingin pada tahun tersebut.

Mereka menggunakan teknologi 5G yang didemonstrasikan kepada pengunjung.

Jauh lebih cepat daripada yang sekarang tetapi masih jauh dibawah kecepatan secara teori (yang pasti tidak tercapai).

Perusahaan – perusahaan di Amerika seperti Verizon dan AT &T  juga berminat mengembangkan teknologi 5G ini dan melaunchingnya pada tahun 2020.

Mereka berniat mengembangkan teknologi ini di berbagai kota di USA. Kecepatan yang ingin dicapai bervariasi dari mulai sedikit lebih cepat daripada 4G LTE hingga jauh lebih cepat.

Ini untuk tahap awal, untuk selanjutnya tentunya jauh lebih cepat lagi. Tentunya semua tergantung perkembangan jaringan mereka secara fisik ( infrastruktur) juga.

Secara umum, teknologi 5G ini  untuk mencapai kecepatan optimalnya, tampaknya memang masih membutuhkan waktu yang lebih panjang.

Untuk Indonesia sendiri, operator telekomunikasi memang berkomitmen membangun jaringan 5G ini pada tahun 2020.

Tetapi, kita mungkin akan melihat perbedaan yang besar pada jaringan yang dibangun antar operator, apalagi dengan mereka yang di luar negeri.

Selain itu, kita juga pasti menemukan perbedaan yang besar pada teknologi smartphone 5G yang akan datang.

Kecepatan jaringan dan gadget kemungkinan bisa sangat berbeda.

Tetapi, apapun itu, teknologi 5G tetaplah sebuah kemajuan yang harus kita syukuri. Sambungan internet dimasa depan akan jauh lebih kencang dan jauh lebih bisa diandalkan untuk keperluan kita.

Sekarang, yang memiliki jaringan 5G untuk konsumen barulah Ooredoo Qatar saja. Inilah jaringan 5G komersial pertama di dunia yang diluncurkan pada bulan mei 2018 ini.

5/5 (1)

Please rate this



Share this

Leave a reply